History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Menlu AS, Jepang, dan Korea Selatan Soroti Latihan Militer RRT, MOFA: Dunia Semakin Memahami Upaya Tiongkok Mengubah Status Quo

  • 04 April, 2025
  • 陳柏萇
Menlu AS, Jepang, dan Korea Selatan Soroti Latihan Militer RRT, MOFA: Dunia Semakin Memahami Upaya Tiongkok Mengubah Status Quo
Menlu AS, Jepang, dan Korea Selatan Soroti Latihan Militer RRT, MOFA: Dunia Semakin Memahami Upaya Tiongkok Mengubah Status Quo

(Taiwan, ROC) -- Menteri Luar Negeri dari Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan pada Kamis (3/4) mengeluarkan pernyataan bersama yang menyatakan keprihatinan mereka atas latihan militer yang baru-baru ini dilakukan oleh pihak Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di sekitar Taiwan. Mereka juga menegaskan kembali penolakan terhadap upaya sepihak dalam mengubah status quo dengan kekuatan atau paksaan. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada hari ini (4/4) menyatakan bahwa tindakan ini secara jelas menunjukkan bahwa komunitas internasional sudah semakin memahami jika RRT adalah “pembuat onar” dan pihak yang berupaya mengubah status quo.

Menlu AS Marco Rubio, Menlu Jepang Iwaya Takeshi, dan Menlu Korsel Cho Tae-yul, bersama-sama menggelar pertemuan di Brussel, Belgia pada Kamis (3/4) kemarin. Dalam sebuah pernyataan bersama setelah pertemuan tersebut, mereka menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sangat penting bagi keamanan dan kemakmuran komunitas internasional.

Ketiga negara menyatakan keprihatinan mereka terhadap tindakan provokatif, terutama latihan militer yang baru-baru ini dilakukan di sekitar Taiwan, dan menghimbau untuk menghentikan tindakan-tindakan yang semakin merusak stabilitas. Mereka juga mendorong penyelesaian isu-isu lintas selat secara damai, dan menolak segala upaya sepihak dalam mengubah status quo dengan kekuatan atau paksaan, serta menyatakan dukungan bagi partisipasi Taiwan yang bermakna dalam organisasi internasional.

MOFA pada hari ini menyampaikan, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) mengucapkan terima kasih kepada para menteri luar negeri AS, Jepang, dan Korsel yang menyuarakan dukungan terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, serta menyatakan keprihatinan mereka atas latihan militer provokatif yang dilakukan oleh Negeri Tirai Bambu. Hal ini menegaskan bahwa perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan telah menjadi konsensus, serta kepentingan bersama komunitas internasional. Selain itu, semakin banyak negara telah memahami jikalau Negeri Panda adalah “pembuat onar” di komunitas internasional, dan merupakan pihak yang berupaya mengubah status quo.

MOFA menegaskan bahwa sebagai anggota komunitas internasional yang bertanggung jawab, Taiwan akan terus bekerja sama dengan mitra-mitra demokratis seperti AS, Jepang, dan Korsel untuk bersama-sama memastikan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan serta di Selat Taiwan.

Komentar

Terbarumore