(Taiwan, ROC) --- Berdasarkan pengamatan aplikasi chat LINE, hingga di bulan Maret 2025, jumlah laporan ke layanan pelanggan terkait pencurian akun LINE meningkat 80%. Dari analisis kasus yang dilaporkan pengguna LINE ke layanan pelanggan, ada 3 metode utama pencurian akun yaitu phishing account, penyalahgunaan nomor telepon, dan pembajakan versi desktop.
Pihak LINE menyatakan, jika menemukan akun LINE telah dicuri, pengguna dapat segera melaporkan sendiri melalui halaman layanan pelanggan, dengan segera isi formulir layanan pelanggan.
Layanan pelanggan akan merespons dalam 24 jam, membantu menonaktifkan akun yang dicuri, dan membantu mendaftarkan akun baru serta memindahkan item berbayar.
Dalam siaran persnya, LINE menjelaskan bahwa metode pertama pencurian akun adalah phishing account, di mana oknum tidak bertanggung jawab menggunakan dalih seperti bantu vote untuk hewan peliharaan kami atau bantu vote untuk karya seni anak-anak, mengarahkan pengguna untuk login ke LINE sebelum bisa melanjutkan ke langkah berikutnya, kemudian menggunakan halaman login palsu untuk mendapatkan nomor telepon akun LINE, kata sandi, dan kode verifikasi SMS dari pengguna, pada saat itulah akun pengguna akan dicuri.
LINE mengingatkan, setiap halaman login LINE tidak pernah meminta memasukkan kode verifikasi SMS dan tidak perlu mengklik opsi pemindahan akun. Jika menemukan kedua hal ini di halaman web mana pun, bisa dipastikan 100% itu adalah phishing account.
Metode kedua adalah penyalahgunaan nomor telepon, di mana oknum tidak bertanggung jawab memposting iklan palsu di platform media sosial, meminta pengguna meninggalkan nomor telepon, lalu melalui percakapan membujuk pengguna memberikan kode verifikasi SMS LINE, kemudian menggunakan nomor telepon tersebut untuk mendaftarkan akun LINE dan memasukkan kode verifikasi SMS LINE, dengan begitu mereka bisa mencuri akun LINE.
LINE mengingatkan pengguna, selama tidak memberitahukan kode verifikasi SMS LINE kepada siapa pun, tidak perlu khawatir akun dicuri.
Metode ketiga adalah pembajakan versi desktop, di mana oknum tidak bertanggung jawab menggunakan dalih seperti tambah teman untuk mendapatkan koin game gratis, memberikan kode QR palsu kepada pengguna untuk menambahkan teman, setelah pengguna memindai kode tersebut, oknum dapat menggunakan akun korban untuk mengirim pesan spam dalam jumlah besar bahkan melakukan penipuan.
LINE menyatakan, jika menerima pemberitahuan dari akun sistem LINE di ponsel tentang login di perangkat lain yang bukan dilakukan sendiri, dapat langsung mengklik logout melalui tautan yang disertakan dalam pesan.