History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Massa Udara Dingin Berturut-turut! Pakar Meteorologi Ungkap Waktu Peralihan dari “Lembap dan Dingin” ke “Kering dan Dingin”

  • 18 March, 2025
  • 陳柏萇
Massa Udara Dingin Berturut-turut! Pakar Meteorologi Ungkap Waktu Peralihan dari “Lembap dan Dingin” ke “Kering dan Dingin”
(Sumber foto: LTN)

(Taiwan, ROC) -- Belakangan ini suhu rendah melanda seluruh Taiwan, akibat pengaruh massa udara dingin kuat dari Daratan Tiongkok. Pakar meteorologi menyebutkan bahwa cuaca hari ini (18/3) masih dipengaruhi oleh massa udara dingin tersebut, menyebabkan cuaca tetap dingin di seluruh wilayah Taiwan. Mulai sore ini, kadar uap air di atmosfer dikabarkan akan berkurang, sehingga kondisi cuaca akan beralih dari sebelumnya yang lembap dan dingin, menjadi “kering dan dingin”.

Dr. Lin De-en (林得恩) selaku doktor ilmu atmosfer dari Universitas Nasional Taiwan, dalam unggahannya di laman Facebook “Stasiun Cuaca Guru Lin” menyebutkan bahwa cuaca hari ini masih dipengaruhi oleh massa udara dingin kuat dari Daratan Tiongkok, sehingga suhu udara di seluruh Taiwan tetap diingin. Wilayah utara dan daerah di utara Hualien akan mengalami cuaca dingin sepanjang hari, sedangkan di wilayah tengah, selatan, dan Taitung suhu udara akan berfluktuasi lebih besar antara pagi dan malam.

Berdasarkan pengamatan cuaca terbaru, suhu terendah di wilayah utara Tainan, serta daerah Yilan, Hualien, dan Taitung pada pagi ini berkisar antara 10-12°C atau lebih rendah. Di wilayah Kaohsiung dan Pingtung, suhu terendah berada di kisaran 12-13°C. Sementara itu, suhu terendah di wilayah Penghu berkisar antara 13-14°C, sedangkan Kinmen dan Matsu masing-masing berkisar antara 9-10°C, dan 8-9°C.

“Stasiun Cuaca Guru Lin” juga mengingatkan bahwa akibat pergerakan sistem awan tengah dari wilayah Tiongkok Selatan, kemungkinan hujan di berbagai daerah akan lebih tinggi, meskipun intensitas hujan cenderung ringan dan sporadis. Mulai sore ini, kadar uap air di atmosfer akan berkurang, dan cuaca akan berubah dari yang sebelumnya lembap dan dingin, menjadi “kering dan dingin”.

Komentar

Terbarumore