History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemerintahan Trump Tegaskan Perdamaian di Selat Taiwan, MOFA Serukan Perhatian Internasional yang Berkelanjutan

  • 17 February, 2025
  • 陳志勇
Pemerintahan Trump Tegaskan Perdamaian di Selat Taiwan, MOFA Serukan Perhatian Internasional yang Berkelanjutan
Pemerintahan Trump Tegaskan Perdamaian di Selat Taiwan, MOFA Serukan Perhatian Internasional yang Berkelanjutan (Foto: Rti/王照坤)

(Taiwan, ROC) - Posisi Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump terkait masalah Selat Taiwan setelah menjabat dipastikan tidak berubah, yakni meyakini bahwa perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sangat diperlukan bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat internasional, dan menentang segala upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan kekerasan atau paksaan.

Sementara itu, posisi pemerintah Taiwan juga konsisten, yakni menyambut perhatian berkelanjutan dari masyarakat internasional dan secara aktif menjaga kerja sama yang erat dengan mitra yang memiliki pemikiran yang sama.

Melalui keterangan pers yang dirilis pada hari Senin, Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menerangkan, ada tiga poin pengamatan utama dalam wacana Trump terkait Selat Taiwan.

Pertama, Menteri Luar Negeri Marco Rubio berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi pada tanggal 24 Januari, menyatakan keprihatinannya terhadap tindakan koersif Tiongkok terhadap Taiwan dan Laut Tiongkok Selatan.

Kedua, pernyataan bersama para pemimpin AS dan Jepang pada pertemuan tingkat tinggi awal Februari menegaskan kembali pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan mendukung partisipasi Taiwan yang berarti dalam organisasi internasional.

Dan ketiga, pernyataan bersama para menteri luar negeri AS, Jepang, dan Korea Selatan setelah pertemuan di sela Konferensi Keamanan Munich menegaskan kembali posisi pertemuan tingkat tinggi AS-Jepang.

MOFA menyambut baik perhatian berkelanjutan masyarakat internasional terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dan kekhawatiran mengenai ancaman terhadap status quo oleh wilayah abu-abu dan koersi ekonomi Tiongkok; juga sekali lagi menegaskan bahwa sebagai anggota masyarakat internasional yang bertanggung jawab, Taiwan akan terus meningkatkan kemampuan pertahanan nasionalnya, memperkuat ketahanan ekonomi, dan bekerja sama dengan mitra yang berpikiran sama seperti AS, Jepang, dan Korea Selatan untuk memastikan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di Selat Taiwan dan kawasan Indo-Pasifik.

Komentar

Terbarumore