History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pembukaan Kembali Perjalanan Grup Wisata dari Fujian dan Shanghai ke Taiwan? Akademisi: Peluang Baik untuk Perkembangan Lintas Selat yang Positif

  • 17 January, 2025
  • 陳柏萇
Pembukaan Kembali Perjalanan Grup Wisata dari Fujian dan Shanghai ke Taiwan? Akademisi: Peluang Baik untuk Perkembangan Lintas Selat yang Positif
Pembukaan Kembali Perjalanan Grup Wisata dari Fujian dan Shanghai ke Taiwan? Akademisi: Peluang Baik untuk Perkembangan Lintas Selat yang Positif

(Taiwan, ROC) -- Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok pada hari ini (17/1) mengumumkan bahwa pihaknya akan segera membuka kembali perjalanan grup wisata bagi penduduk Fujian dan Shanghai ke Taiwan, serta berbagai persiapan sedang dilakukan secara aktif.

Menanggapi hal tersebut, Ditjen Pariwisata Kementerian Perhubungan dan Komunikasi (MOTC) juga mengeluarkan pernyataan tertulis, menyatakan bahwa pemulihan pariwisata dua arah yang setara adalah kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah Taiwan. Posisi Taiwan yang menyambut kedatangan wisatawan Negeri Tirai Bambu tetap tidak berubah, serta menyatakan bahwa mereka masih menunggu pengumuman rinci dari pihak Negeri Panda dan berharap negosiasi mengenai keselamatan dan kualitas pariwisata dapat segera dimulai melalui “pertemuan kecil pariwisata lintas selat” yang digelar oleh Asosiasi Pariwisata Selat Taiwan (TSTA) dan Asosiasi Pertukaran Pariwisata Lintas Selat Taiwan (ATETS).

Namun, Ketua Asosiasi Perjalanan Berkualitas Tinggi (HQOTA) Li Qi-yue (李奇嶽) berpendapat bahwa ini adalah kabar baik bagi industri pariwisata Taiwan menjelang Tahun Baru Imlek, dan berharap kedua sisi selat dapat saling membangun niat baik.

Ketua TSTA Xiao Bo-ren (蕭博仁) juga menyatakan bahwa setelah Wakil Walikota Shanghai mengumumkan pembukaan perjalanan grup wisata dari Shanghai ke Taiwan dalam Forum Kota Kembar, pihak Taiwan merespons dengan mengatakan bahwa hal tersebut baru dapat dihitung setelah adanya pengumuman resmi dari Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Tiongkok. Sekarang setelah pengumuman tersebut diumumkan, dirinya menghimbau agar pemerintah Taiwan dapat segera meresponsnya dengan baik, serta memperhatikan kesulitan yang tengah dialami oleh rantai industri pariwisata domestik.

Associate Professor Jurusan Pariwisata Providence University, Huang Zheng-cong (黃正聰) mengemukakan bahwa ini adalah kesempatan baik untuk perkembangan hubungan lintas selat yang positif, dan pemerintah Taiwan seharusnya dapat menyambutnya dengan baik. Dirinya juga menyebutkan bahwa sebelum pandemi pada tahun 2019, jumlah wisatawan Negeri Panda ke Taiwan berkisar antara 2,5 juta hingga 4 juta orang per tahun. Jika grup wisata dari Fujian dan Shanghai dibuka kembali, maka hal tersebut setidaknya dapat memulihkan jumlah wisatawan Tiongkok ke Taiwan sekitar 30% dari jumlah sebelum pandemi, yaitu sekitar 800.000 orang.

Namun, Huang Zheng-cong (黃正聰) juga menunjukkan bahwa saat ini ada harapan yang berbeda dari kedua belah pihak. Pihak Taiwan berharap untuk memulihkan pertemuan kecil lintas selat dan membuka kembali grup wisata, wisata bebas, serta mahasiswa Tiongkok ke Taiwan. Sementara itu, pihak Tiongkok berharap Taiwan mencabut larangan tur ke Tiongkok, menghapus peringatan perjalanan oranye, dan membuka kembali semua jalur transportasi laut dan udara antara kedua sisi selat. Oleh karena itu, jika langkah pertama dapat diambil, maka diharapkan perundingan selanjutnya dapat dimulai secara perlahan.

Komentar

Terbarumore