(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te hari ini (16/1) bertemu dengan rombongan delegasi lintas partai yang akan menghadiri “Upacara Pelantikan Presiden Amerika ke-60”. Presiden menegaskan, tidak ada dendam yang tidak dapat dilepaskan dari Formosa, juga tidak ada yang tidak bisa dilewati, beliau sangat berharap Taiwan bisa bersatu. Presiden juga memberikan 3 tugas kepada perwakilan Taiwan ini yaitu menyampaikan ucapan selamat dan komitmen demokrasi dari seluruh rakyat Taiwan, membangun pilar baru hubungan Taiwan dan Amerika Serikat. Terakhir Presiden juga meminta agar Ketua Yuan Legislatif Han Kuo-yu (韓國瑜) menunjukkan kecerdasannya, “Membawa kehangatan kerja sama partai berkuasa dan oposisi kembali pulang ke Taiwan”.
Rombongan delegasi lintas partai untuk “Upacara Pelantikan Presiden Amerika Serikat ke-60” yang dipimpin oleh Ketua Yuan Legislatif Han Kuo-yu (韓國瑜) dengan anggota rombongan terdiri dari legislator dari Partai Kuomintang (KMT) Ko Chih-en (柯志恩), Lee Yen-hsiu (李彥秀), Ko Jun-chun (葛如鈞), dari Partai Progresif Demokratik (DPP) Wang Ting-yu (王定宇), Chen Kuan-ting (陳冠廷), Kuo Yu-ching (郭昱晴), dan legislator dari Taiwan People’s Party (TPP) Chen Gau-tzu (陳昭姿).
Dalam kata sambutan Presiden Lai Ching-te menyampaikan, hari ini tidak membedakan utusan dari partai mana, bersama dalam satu ajang, yang terpenting adalah karena demokrasi Taiwan. Beliau juga menegaskan, meskipun terdapat persaingan antara partai berkuasa dan oposisi di dalam negeri, tetapi rombongan delegasi keluar harus bersatu, sama-sama saling mendukung demi memperdalam hubungan Taiwan dengan Amerika Serikat, dan berusaha meraih keuntungan terbesar bagi negara. Pemimpin negara juga menegaskan, kita semua datang dari satu negara: Republik Tiongkok, Taiwan, memiliki nilai universal kebebasan dan demokrasi, juga bertujuan memajukan kesejahteraan sosial bersama, hari ini bersama bersatu mengarah ke global, dengan penuh keyakinan memulai pertukaran.