History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu: Tiongkok-Rusia Bekerjasama Meniru Produk Buatan Taiwan, Pasang Merek Produsen Taiwan Membuat Informasi Palsu

  • 09 January, 2025
  • 鄭蕙玲
Kemenlu: Tiongkok-Rusia Bekerjasama Meniru Produk Buatan Taiwan, Pasang Merek Produsen Taiwan Membuat Informasi Palsu
Kemenlu mengklarifikasikan informasi perusahaan TRC menjual komponen kepada militer Rusia adalah berita palsu, pihaknya mengecam perilaku ini

(Taiwan, ROC) Media asing memberitakan perusahaan Taiwan TRC menjual komponen penting kepada Rusia untuk meningkatkan kinerja bom militer, dalam hal ini kemarin (8/1) Kementerian Luar Negeri mengklarifikasi hal ini sepenuhnya tidak benar dan berita palsu, melalui penyelidikan diketahui Tiongkok bersama Rusia bersama meniru produk Taiwan, serta sengaja menandai merek TRC seakan-akan menjadi produk asli buatan Taiwan, pemberitaan ini dinilai sebagai tanggapan atas serangan Taiwan terhadap informasi palsu.

Media militer independen “Defence Blog” pada tanggal 4 Januari mengutip postingan y aktivis warga Ukraina, Vadym Labas di platform medsos pribadinya yang memposting perusahaan Taiwan TRC menjual komponen pemacu peranti servo system (servomechanisms) kepada Rusia, untuk meningkatkan kinerja bom urusan militer. Selain itu, media asing juga melaporkan, perusahaan Traction Control System (TRC) menjual produk kepada Rusia yang digunakan untuk urusan militer.

Kemenlu mengeluarkan pers rilis untuk mengklarifikasi bahwa informasi tersebut sepenuhnya tidak benar dan palsu, Kemenlu mengecam keras tindakan orang jahat yang sengaja menyebarkan informasi palsu untuk menyerang Taiwan, serta mengimbau kepada dunia luar untuk lebih cerdas dalam memilah mana berita yang benar atau palsu, jangan sampai terjerumus.

Kemenlu menjelaskan, setelah mengetahui laporan ini pada tanggal 6 Januari, pihaknya segera menginstruksikan kantor perwakilan di Polandia untuk menghubungi Ukraina guna mengklarifikasi kebenaranya. Ukraina segera merespons dan mengatakan bahwa kasus ini seharusnya adalah produk kerja sama Tiongkok-Rusia yang meniru produk Taiwan dan dengan sengaja menandai bagian-bagian produk dan kemasannya dengan merek TRC, adalah imitasi produk Taiwan, informasi ini dijadikan sebagai tanggapan untuk serangan Taiwan terhadap berita palsu.

Kementerian Luar Negeri menjelaskan, informasi yang bersumber dari facebook pribadi milik Vadym Labas, secara pribadi juga memberikan klarifikasi, ia menyebut Taiwan sangat mendukung Ukraina, setelah penyelidikan lebih lanjut, ditemuikan berkemungkinan ada oknum pengusaha Tiongkok-Rusia sengaja melakukan hal tersebut, bertujuan untuk menghindari sanksi, sekaligus mengkambing-hitamkan Taiwan, hal ini tidak adil bagi Taiwan.

Kemenlu mengatakan, pihaknya telah menghubungi Ditjen Perdagangan Internasional Kementerian Perekonomian untuk mengklarifikasi informasi produsen Taiwan terkait. Produsen Taiwan “Rung Cherng Suspenparts Corporation atau TRC” mendapat wawancara eksklusif dengan kantor berita CNA pada tanggal 6 Januari 2025, menjelaskan pihaknya tidak memproduksi Traction Control System (TRC), atas tuduhan yang tidak benar maka pihaknya akan menuntut secara hukum.

Kemenlu menekankan, setelah terjadinya perang Rusia-Ukraina, Taiwan bersikap tegas mendukung Ukraina dalam perjuangannya melawan serangan Rusia, memberikan bantuan kemanusiaan yang diperlukan untuk membantu Ukraina untuk rekontruksi, dengan negara-negara demokratis yang memiliki pandangan serupa di Eropa dan Amerika Serikat bersama menekankan sanksi terhadap Rusia. Kemenlu menghimbau semua lapisan masyarakat untuk berwaspada informasi palsu terkait serangan Rusia yang sengaja menyesatkan.

Komentar

Terbarumore