(Taiwan, ROC) -- Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan mengemukakan bahwa terhitung sejak kemarin (12 Desember) pukul 06:00 hingga hari ini (13 Desember) pukul 06:00, pihaknya telah mendeteksi sebanyak 12 pesawat militer Republik Rakyat Tiongkok (RRT), di mana 6 di antaranya dilaporkan telah meintasi garis tengah Selat Taiwan dan memasuki wilayah udara di bagian utara dan barat daya. Selain itu, pihaknya juga mendeteksi sebanyak 14 kapal perang serta 9 kapal pemerintahan RRT. Total ada 35 unit pesawat dan kapal RRT yang terdeteksi terus beraktivitas di sekitar Selat Taiwan.
Terkait pergerakan 9 kapal pemerintah RRT, Ditjen Penjaga Pantai (CGA) menyatakan bahwa pada pukul 02:40 dini hari tadi, sebanyak 9 kapal penjaga pantai Negeri Panda yang sebelumnya berada di wilayah laut barat daya dan tenggara Taiwan telah kembali ke utara dari wilayah laut timur Taiwan dalam dua kelompok. Selama periode tersebut, 9 kapal penjaga pantai Negeri Tirai Bambu tidak memasuki wilayah perairan terlarang Taiwan dan seluruh kapal telah menjauh hingga 43 mil laut dari timur laut Pulau Pengjia.
Militer Negeri Panda dari tanggal 9-11 Desember telah membuka 7 zona larangan di wilayah udara timur Zhejiang dan Fujian, serta melakukan aksi militer maritim skala besar di sekitar rangkaian pulau pertama, dan pihak MND sebelumnya juga telah mendirikan pusat tanggap darurat. Kepala Staf Umum MND, Mei Chia-shu (梅家樹) kemarin (12/12) dikabarkan mengunjungi pusat tanggap darurat untuk memberikan semangat kepada personel atas kinerja mereka dalam kesiapan tempur. Selain itu, Mei juga menginstruksikan pembubaran pusat tanggap darurat di semua tingkat, dengan arahan agar seluruh militer dapat terus menggunakan metode intelijen, pengawasan, dan pengintaian gabungan guna memantau pergerakan dari militer Tiongkok secara dekat.
MND pada hari ini merilis “Peta Aktivitas Militer TPR Tiongkok di Wilayah Udara Sekitar Selat Taiwan”, terhitung sejak pukul 07:51-17:46 kemarin, pihaknya mendeteksi sebanyak 6 pesawat tempur utama Negeri Panda di wilayah udara garis tengah Selat Taiwan. Selain itu, pada pukul 17:58-20:25 kemarin malam, pihaknya mendeteksi sebanyak 4 pesawat tempur utama Tiongkok memasuki wilayah udara barat daya.
Pada pukul 10:07-13:39 kemarin, pihaknya juga mendeteksi sebanyak 2 pesawat tempur utama Tiongkok di wilayah udara bagian utara Taiwan.
MND menegaskan, pihaknya telah menugaskan pesawat & kapal misi, serta sistem rudal darat guna menanggapi dan memantau aktivitas tersebut dengan cermat.