(Taiwan, ROC) -- Kebijakan "Susu Segar untuk Setiap Kelas" menuai tanggapan bahwa pelaksanaannya sulit dilakukan. Perwakilan dari enam kota besar yang hadir dalam sidang kabinet pada 12 Desember secara aktif berdiskusi dengan pemerintah pusat mengenai masalah kebijakan ini. Wakil Wali Kota New Taipei Liu Ho-jan (劉和然) mengungkapkan harapannya agar pemerintah pusat mendengar masukan dari pelaksana di lapangan, bukan hanya memberikan satu kali dana subsidi lalu menyerahkan pelaksanaannya kepada pemerintah daerah.
Juru Bicara Yuan Eksekutif Li Hui-chih (李慧芝) merespon bahwa saat ini sedang dilakukan pengumpulan pendapat dari daerah, dan diharapkan keputusan kebijakan dapat dibuat dalam waktu satu minggu.
Pemerintah daerah dan sekolah menyampaikan bahwa kebijakan "Susu Segar untuk Setiap Kelas" menghadapi tantangan dalam pelaksanaannya. Beberapa kabupaten dan kota mengusulkan untuk menggantinya dengan pembagian "Kupon Susu Segar", sementara yang lain menyebutkan bahwa mereka kekurangan infrastruktur rantai dingin dan tenaga kerja, sehingga memerlukan subsidi dari pemerintah pusat.
Dalam rapat kabinet pada 12 Desember, perwakilan dari enam kota besar juga secara aktif berdiskusi dengan pemerintah pusat mengenai kebijakan ini.
Wakil Wali Kota New Taipei Liu Ho-jan mengungkapkan bahwa jika kebijakan berubah menjadi "Susu Tahan Lama untuk Setiap Kelas", maka perlu dilakukan evaluasi ulang. Liu Ho-jan memberikan empat saran. Pertama, pemerintah pusat harus mendengarkan suara para pelaksana di lapangan. Kedua, untuk wilayah perkotaan, kebijakan dapat diubah menjadi pemberian kupon penukaran susu segar. Ketiga, mengingat perbedaan infrastruktur dan kemampuan pelaksanaan di setiap kabupaten dan kota, distribusi dana subsidi harus fleksibel. Keempat, pendidikan tentang pangan dan pertanian harus diintegrasikan ke dalam kurikulum.
Dalam konferensi pers usai sidang kabinet, Li Hui-chih menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian dan Kementerian Pendidikan sedang mengumpulkan masukan dari daerah. Kebijakan ini belum final, dan keputusan akan dibuat berdasarkan hasil diskusi dalam waktu satu minggu.