(Taiwan, ROC) Presiden Lai Ching-te transit di Guam, pada waktu setempat tanggal 5 Desember waktu setempat berkunjung ke parlemen Guam, bertemu dan menerima resolusi persahabatan yang diserahkan oleh Ketua Senat Guam, Therese M. Terlaje. Presiden Lai Ching-te mengapresiasi parlemen Guam selama 4 tahun berturut-turut meloloskan resolusi yang mendukung partisipasi Taiwan dalam organisasi internasional, ia menekankan Taiwan dan Guam selain sudah seperti saudara sendiri, juga merupakan mitra yang memiliki pandangan yang serupa, ia mengundang anggota parlemen untuk berkunjung ke Taiwan, kedua belah pihak dapat terus meningkatkan kerja sama pertukaran di berbagai bidang.
Kunjungan “Kemakmuran Austronesia, Cerdas berkelanjutan” transit di Pulau Guam, pada waktu setempat tanggal 5 Desember, menjadi presiden Taiwan pertama yang memasuki kongres nasional di Guam. Ketua senat Guam, Therese M. Terlaje memimpin jajarannya untuk menyambut kunjungan Presiden Lai Ching-te dan rombongan, serta menyampaikan apresiasi kepada Taiwan atas kontribusinya terhadap perekonomian masyarakat Guam.
Dalam sambutan Presiden Lai Ching-te mengatakan, dirinya merasa sangat tersanjung diundang mengunjungi kongres Guam, untuk menerima resolusi persahabatan yang disahkan oleh Kongres Guam. Beliau mengemukakan, selama 4 tahun berturut-turut parlemen Guam mengeluarkan resolusi untuk mendukung partisipasi Taiwan dalam organisasi internasional, ini menjadi kekuatan penting yang sangat membantu Taiwan dalam ranah internasional, ia mewakili masyarakat Taiwan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada parlemen Guam. Presiden Lai Ching-te mengatakan, Taiwan dan Guam memiliki akar yang kuat, saling berbagi budaya Austronesia dan nilai-nilai universal demokrasi, kebebasan, dan hak asasi manusia.
Therese M. Terlaje menambahkan, Guam dan Taiwan menjalin hubungan persahabatan selama belasan tahun, berdasarkan nilai-nilai bersama, melakukan kerja sama yang mendalam di bidang budaya, pendidikan, layanan kesehatan, serta hubungan ekonomi dan perdagangan, yang telah membawa banyak manfaat bagi kedua belah pihak masyarakat.
Therese M. Terlaje selain menyerahkan naskah resolusi juga memberikan cenderamata berupa ukiran kayu lokal khusus, yang melambangkan kekuatan dan ketangguhan masyarakat Guam, ukiran yang dilengkapi dengan bendera Taiwan dan Guam.