(Taiwan, ROC) - Presiden East-West Center di Hawaii, Suzanne Vares-Lum menekankan bahwa dia sangat menantikan pidato dari Presiden Lai Ching-te (賴清德) di East-West Center, juga meyakinkan kehadiran mantan ketua Institut Amerika di Taiwan (AIT) James Moriarty, dan mantan dekan East-West Center Richard Vuylsteke.
Presiden Lai yang sedang transit di Hawaii menghadiri acara diskusi tertutup dengan pejabat Amerika Serikat pada tanggal 1, diawali dengan disampaikannya pidato dengan judul “Masa Depan Bersama: Taiwan sebagai Mitra Perdamaian dan Kesejahteraan di Kawasan Indo-Pasifik”.
Presiden East-West Center Suzanne Vares-Lum mengatakan dalam sebuah wawancara sebelum acara dimulai bahwa penduduk asli Hawaii dan Taiwan memiliki hubungan yang mendalam dan hubungan sejarah yang panjang, juga memiliki ikatan ekonomi dan budaya jangka panjang, yang membuat kunjungan Presiden Lai sangat bermakna dan sangat dinantikan.
Vares-Lum mengatakan, “Saya menantikan presentasinya pada semua tamu kami di tempat istimewa ini. Presiden Tsai juga pernah ke sini sebelumnya. Menaati tradisi mengumpulkan orang-orang untuk membahas kemitraan ekonomi, perdagangan, budaya dan pendidikan, saya sangat menantikan pidatonya.”
Vares-Lum juga berpendapat bahwa sangat penting bagi Moriarty dan Vuylsteke untuk turut menghadiri simposium ini, karena semua orang berharap dapat melihat perdamaian, kemakmuran, dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.