History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Lai Melakukan Percakapan Telepon dengan Nancy Pelosi, Bahas Penghindaran Pajak Ganda, Semikonduktor, Ancaman Militer Tiongkok

  • 02 December, 2024
  • 陳志勇
Presiden Lai Melakukan Percakapan Telepon dengan Nancy Pelosi, Bahas Penghindaran Pajak Ganda, Semikonduktor, Ancaman Militer Tiongkok
Juru bicara Kantor Kepresidenan Karen Kuo (郭雅慧) menyampaikan penjelasan perihal percakapan telepon antara Presiden Lai Ching-te (賴清德) dan mantan Ketua Dewan Perwakilan AS Nancy Pelosi. (Foto: Rti/歐陽夢萍)

(Taiwan, ROC) - Presiden Lai Ching-te melakukan percakapan telepon dan video dengan beberapa pejabat Amerika Serikat pada tanggal 1 pagi, termasuk mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi. 

Menggunakan waktu transitnya di Hawaii dalam kunjungan kenegaraan ke tiga negara sahabat di Samudra Pasifik, Lai dan Pelosi dikabarkan berbicara selama sekitar 20 menit, dan menyenggol sejumlah isu termasuk kerja sama industri semikonduktor, ancaman militer dari Tiongkok, dan perjanjian bilateral untuk mengelak pajak ganda, di mana Pelosi menyampaikan harapannya untuk membantu menyelesaikan perundang-undangan terkait dan akan terus membantu Taiwan berpartisipasi dalam organisasi internasional di masa depan.

Juru bicara Kantor Kepresidenan Karen Kuo (郭雅慧) mengatakan, “Pelosi secara khusus menyebutkan bahwa Taiwan mendapat dukungan lintas partai di Kongres AS. Dia juga memahami pentingnya menyelesaikan masalah perpajakan berganda antara Taiwan dan AS. Dia berharap dapat membantu Taiwan menyelesaikan legalisasi perundang-undangan terkait sesegera mungkin, dan kedua belah pihak melakukan sejumlah diskusi mengenai topik tersebut.”

Kuo melaporkan bahwa Pelosi juga menyenggol tentang pentingnya Taiwan dan memuji keberanian rakyat Taiwan, terutama komitmen mereka terhadap kebebasan, demokrasi, dan keberhasilan pembangunan ekonomi. Dia juga percaya bahwa tanpa Taiwan di kawasan Indo-Pasifik, akan terjadi konsekuensi yang sulit terbayangkan terhadap keamanan regional dan perekonomian global.

Mengenai pejabat AS lain yang melakukan percakapan telepon atau video dengan Presiden Lai, Kuo tidak banyak berkomentar, hanya mengatakan bahwa sudah menjadi praktik presiden Taiwan sebelumnya untuk menghubungi sahabat baik di AS melalui telepon selama transit di AS berdasarkan pemahaman dan kepercayaan antara kedua pihak.

Sekedar informasi, Presiden Lai Ching-te sedang mengadakan transit di Hawaii dalam kunjungan kenegaraan menuju tiga negara sahabat di Samudra Pasifik. Lai dijadwalkan berangkat dari Hawaii menuju Kepulauan Marshall pada tanggal 3, kemudian Tuvalu pada tanggal 4 dan Palau pada tanggal 5 sebelum kembali ke Taiwan pada tanggal 6. 

Komentar

Terbarumore