History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kunjungan Luar Negeri Perdana Presiden Lai, Berangkat Mengunjungi 3 Negara Sahabat di Pasifik Selatan pada 30 November

  • 22 November, 2024
  • 陳柏萇
Kunjungan Luar Negeri Perdana Presiden Lai, Berangkat Mengunjungi 3 Negara Sahabat di Pasifik Selatan pada 30 November
Kunjungan Luar Negeri Perdana Presiden Lai, Berangkat Mengunjungi 3 Negara Sahabat di Pasifik Selatan pada 30 November

(Taiwan, ROC) – Istana Kepresidenan Taiwan pada hari ini (22/11) mengumumkan bahwa Presiden Lai Ching-te (賴清德) akan memulai perjalanan ke tiga negara sahabat di kawasan Pasifik Selatan pada tanggal 30 November ini. Kunjungan tersebut akan berlangsung selama 7 hari 6 malam dan diberi nama “Kemakmuran Pulau Selatan, Keberlangsungan Cerdas”, ini juga merupakan kunjungan luar negeri pertama bagi Presiden Lai sejak menjabat.

Presiden Lai Ching-te (賴清德) dilaporkan akan berangkat mengunjungi Kepulauan Marshall, Tuvalu, dan Palau pada tanggal 30 November mendatang, serta diperkirakan akan kembali ke Taiwan pada 6 Desember.

Juru Bicara Istana Kepresidenan Taiwan, Karen Kuo (郭雅慧) menyampaikan bahwa tahun ini menandai peringatan 45 tahun hubungan diplomatik antara Taiwan dan Tuvalu, 26 tahun dengan Republik Kepulauan Marshall, serta 25 tahun dengan Republik Palau. Kunjungan ini tidak hanya merupakan tanggapan positif terhadap undangan hangat dari ketiga negara sahabat Pasifik, tetapi juga menunjukkan komitmen Taiwan terhadap para mitra di kawasan tersebut. Selain itu, perjalanan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kemitraan yang erat dan bersahabat antara Taiwan dan negara-negara sahabat.

Kunjungan kali ini diberi nama “Kemakmuran Pulau Selatan, Keberlangsungan Cerdas. Presiden Lai berharap dapat mencapai tiga tujuan keberlanjutan utama, termasuk Keberlanjutan cerdas: berbagi pengalaman dengan negara sahabat untuk bersama-sama membangun ketahanan ekonomi; Keberlanjutan demokrasi: mempererat kerja sama dengan mitra demokratis yang memiliki nilai-nilai dan prinsip serupa; Keberlanjutan hubungan diplomatik: berharap dapat melangkah bersama di masa depan, memperkuat berbagai kerja sama berdasarkan prinsip saling mendukung dan menguntungkan, serta menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat kedua belah pihak.

Ada spekulasi yang menyebutkan bahwa Presiden Lai dan rombongannya akan transit di Hawaii dan Guam selama perjalanan ini, tetapi Istana Kepresidenan belum mengumumkan jadwal transit tersebut. Mereka hanya menyampaikan jika pengaturan terkait masih dalam tahap perencanaan dan belum dapat dipublikasikan, tetapi akan dilakukan dengan memerhatikan prinsip keamanan, martabat, kenyamanan, dan kelancaran.

Komentar

Terbarumore