(Taiwan, ROC) Pusat Komando Anti Penipuan Yuan Eksekutif kemarin (20/ 11) menyampaikan, sejak juni tahun lalu hingga Oktober tahun ini, berkaitan dengan penipuan telekomunikasi maka dilancarkan 17 gelombang operasi penyelidikan penipuan jaringan telekomunikasi, nilai sitaan atas tindakan ilegal melampaui NT$20,122 milyar, pengambilan uang di konter hasil penipuan yang berhasil dicegat mencapai NT$ 12,89 milyar, operasi berantas penipuan membuahkan hasil awal, akan dilanjutkan dengan berbagai langkah pencegahan untuk melindungi keamanan harta benda masyarakat.
Media online RWNews menggelar konferensi pers untuk survei jajak pendapat evaluasi pemerintahan setengah tahun, menyebutkan nilai penipuan di seluruh Taiwan pada bulan Oktober mencapai NT$12 milyar.
Pusat Komando Anti Penipuan Yuan Eksekutif kemarin malam (20/11) memberikan respons dan menyampaikan kabinet pemerintahan baru bertekad memberantas penipuan, setelah menyelesaikan revisi undang-undang anti penipuan baru, pertanggungjawaban pidana atas kejahatan penipuan akan semakin diperberat, dan memperkuat langkah perlindungan kepada para korban, memperketat tata kelola 7 pihak kunci yaitu mulai dari sumbernya yaitu lembaga keuangan, perusahaan telekomunikasi, platform iklan online dan lainnya, menghentikan tindakan kejahatan oknum penipuan yang memanfaatkan lembaga keuangan, telekomunikasi dan online.
Pusat Komando Anti Penipuan mengemukakan, pemerintah juga sedang mengembangkan strategi anti-penipuan generasi baru 2.0, dengan menambahkan aspek "pencegahan penipuan", yang akan dikoordinir oleh Kementerian Digital (MODA), menitikberatkan pada tata kelola ekonomi digital industri, melalui penggunaan AI, memperdalam kerja sama lintas batas, mengawasi industri-industri utama, memperkuat perlindungan korban dan lainnya, dengan 3 target “"meningkatkan kesadaran akan pencegahan penipuan, mengurangi jumlah kasus, dan mengurangi jumlah kerugian finansial", dijadwakan langkah-langkah tersebut dapat diterapkan mulai Januari tahun depan.
Pusat Komando Anti Penipuan menyampaikan, berkaitan dengan nilai dan jumlah kasus penipuan di Taiwan semakin bertambah, ini merupakan masa sulit, proses menekan dan mengendalikan penipuan. Jika tidak ada hambatan dan investigasi yang kuat dari pemerintah, akan ada lebih banyak penipuan, dan penipuan merajalela di seluruh dunia. Menurut Global Anti-Scam Alliance (GASA) dengan laporan bulan Oktober yang menunjuk bahwa, setiap bulan lebih dari 40% warga Asia tertipu.
Pusat Komando Anti-Penipuan mengatakan, Juni tahun lalu hingga Oktober tahun ini, sosialisasi informasi penipuan menjangkau182,03 juta orang, berhasil mencegat 16,969 juta panggilan telepon penipuan dari luar negeri, 12,292 juta pesan teks penipuan. Pengambilan uang penipuan di konter yang berhasil dicegat sebanyak 18.087 kasus dengan besaran mencapai NT$ 12,89 milyar. Berkaitan dengan 17 gelombang operasi penyelidikan penipuan jaringan telekomunikasi, terlacak sebanyak 3.609 kasus oknum kejahatan, nilai sitaan melampaui NT$20,122 milyar. Selain itu, hasil negosiasi uang yang diselamatkan dan dikembalikan ke korban mencapai NT$ 2,4 milyar lebih, singkat kata, operasi berantas penipuan membuahkan hasil awal.
Pusat Komando Anti-Penipuan menyatakan bahwa dalam menghadapi tantangan penipuan, pemerintah akan terus mempelajari berbagai tindakan pencegahan, mengumpulkan saran-saran baik dari semua lapisan masyarakat, dan melakukan yang terbaik untuk melindungi keamanan harta benda masyarakat. Pihaknya perlu menggabungkan kekuatan dari berbagai kalangan masyarakat, dan berharap pemerintah berkuasa dan oposisi bergandengan tangan, pemerintah pusat dan daerah bekerja sama, dan seluruh masyarakat ikut berupaya.