History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan Menteri APEC Berakhir, Yang Jen-ni: Telah Meminta Dukungan Sebagian Besar Anggota CPTPP untuk Keanggotaan Taiwan

  • 15 November, 2024
  • 陳柏萇
Pertemuan Menteri APEC Berakhir, Yang Jen-ni: Telah Meminta Dukungan Sebagian Besar Anggota CPTPP untuk Keanggotaan Taiwan
Pertemuan Menteri APEC Berakhir, Yang Jen-ni: Telah Meminta Dukungan Sebagian Besar Anggota CPTPP untuk Keanggotaan Taiwan

(Taiwan, ROC) – Pertemuan Tingkat Menteri Tahunan Kerja sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2024 di Peru berakhir pada Kamis (14/11) waktu setempat, dan negara yang memegang posisi ketua bergilir CPTPP pada tahun ini adalah Kanada, yang dikabarkan akan menggelar rapat komite eksekutif pada akhir November mendatang guna membahas pendaftaran keanggotaan baru.

Apakah permohonan Taiwan untuk bergabung akan dibahas dalam pertemuan tersebut sontak menjadi perhatian banyak pihak. Namun, menurut pemberitaan media Nikkei Asia Jepang menyebutkan bahwa Republik Rakyat Tiongkok (RRT) telah menekan Peru, meminta Peru sebagai anggota pendiri CPTPP untuk mencegah Taiwan bergabung.

Komisioner Yuan Eksekutif sekaligus Kepala Negosiator Kantor Perundingan Ekonomi dan Perdagangan, Yang Jen-ni (楊珍妮) dalam sebuah konferensi pers setelah menghadiri Pertemuan Tahunan APEC di Peru pada Kamis (14/11) waktu setempat mengungkapkan, dirinya memanfaatkan berbagai kesempatan untuk berinteraksi dengan sebagian besar negara anggota CPTPP. Tujuannya adalah untuk mendapatkan dukungan bagi Taiwan agar dapat bergabung dalam kemitraan tersebut.

Yang Jen-ni (楊珍妮) kepada negara anggota menyampaikan bahwa Taiwan berharap mereka dapat menaati “Tiga Prinsip Auckland”, yakni: memenuhi standar tinggi perjanjian, mematuhi komitmen perdagangan, dan mengandalkan konsensus seluruh anggota dalam meninjau calon anggota baru, tanpa ada pertimbangan politik apa pun. Terutama Taiwan yang tidak memiliki kasus sengketa perdagangan di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang mencapai tahap litigasi, dan dalam hal perjanjian investasi bilateral, Taiwan juga tidak memiliki kasus hukum dengan negara mana pun. Dengan demikian, Taiwan berharap para anggota dapat mendukungnya untuk bergabung dengan keluarga besar CPTPP.

Yang Jen-ni (楊珍妮) menyatakan bahwa dirinya telah menyampaikan kepada negara anggota, jika Taiwan bersedia memanfaatkan keunggulan industrinya di bidang semikonduktor untuk membantu memperkuat ketahanan rantai pasokan CPTPP.

Yang Jen-ni (楊珍妮) juga menyebutkan bahwa di tengah dampak geopolitik dan perubahan iklim, berbagai negara semakin gencar dalam mendorong transformasi digital dan hijau. Selain itu, transfer data lintas batas, tata kelola data, dan perlindungan privasi menjadi prasyarat untuk perkembangan perdagangan digital. Taiwan juga berkomitmen untuk memajukan perkembangan digital, sehingga dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan lima industri kepercayaan yang diusulkan oleh Presiden Lai kepada negara-negara ini. Taiwan berharap dapat memperkuat kerja sama di bidang industri tersebut dan juga perkembangan digital, serta menciptakan peluang bisnis digital bersama melalui penyusunan regulasi terkait.

Komentar

Terbarumore