History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Seorang Perempuan WNI Meninggal Mendadak di Pusat Detensi Yilan, NIA: Jaksa akan Mengklarifikasi Penyebabnya

  • 12 November, 2024
  • 李珮菁
Seorang Perempuan WNI Meninggal Mendadak di Pusat Detensi Yilan, NIA: Jaksa akan Mengklarifikasi Penyebabnya
Ditjen Imigrasi Taiwan (NIA) (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) – Seorang perempuan yang berada di pusat detensi (detention center) Yilan meninggal secara mendadak, Ditjen Imigrasi pun menyampaikan pada hari ini (12/11), bahwa pihaknya telah meminta pihak kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan dan mengklarifikasi penyeba kematiannya. Hal ini menanggapi pemberitaan media yang menyampaikan bahwa pihak detention center meminta rumah sakit untuk mengeluarkan surat kematian alami. NIA pun membantah dengan tegas dan menyampaikan bahwa seluruh proses ditangani sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Dalam siaran persnya hari ini, NIA menyampaikan, bahwa detention center di Yilan menyadari bahwa seorang WNI yang sedang berada di pusat detensi tersebut terlihat tidak seperti biasanya dan pihaknya segera memberikan pertolongan pertama, kemudian memberitahukan 119 untuk segera melakukan perawatan darurat dan mengirimkannya ke rumah sakit. Namun, upaya resustansi penyelamatan gagal dan WNI tersebut dinyatakan meninggal. Pihak detention center pun meminta rumah sakit untuk mengeluarkan surat keterangan medis berupa “sertifikat diagnosis” sesuai dengan peraturan, tidak meminta rumah sakit untuk mengeluarkan “sertifikat kematian alami.”

NIA menyampaikan, bahwa almarhumah masuk ke pusat detensi pada tanggal 21 Oktober. Pada 7 November ia mengalami gejala batuk, kemudian pusat detensi terkait mengatur perawatan medis pada hari yang sama. Setelah pemeriksaan, ia pun minum obat dan istirahat sesuai dengan anjuran dokter. Pihak institusi pun terus memperhatikan kesehatannya.

NIA kemudian menyampaikan, ketika teman sekamarnya bangun pada 11 November kemarin, ia menemukan almarhumah terbaring dan tidak bangun. Pihak detensi segera memberi tahu petugas ambulans 119 untuk segera datang ke lokasi dan mengirimkannya ke rumah sakit untuk perawatan darurat, tapi tetap dinyatakan meninggal.

NIA mengutarakan, bahwa detention center Yilan memberi tahu polisi untuk melakukan penyelidikan sesuai dengan aturan yang berlaku dan menyerahkannya ke jaksa untuk melakukan pemeriksaan. Penyebab kematiannya secara detail tengah diklarifikasi.

NIA menekankan, bahwa pusat detensi Yilan sangat memperhatikan kesehatan para penghuninya dan secara rutin mengatur agar ada dokter yang melakukan pemeriksaan di tempat tersebut setiap minggu. Jika ada keadaan sakit atau cedera darurat maka akan segera melakukan pengaturan pemeriksaan kesehatan di luar pusat detensi. Terkait dengan kasus ini, penanganannya ditangani dan dilaporkan sesuai dengan ketentuan, sama sekali tidak ada hal yang ditutupi atau disembunyikan.

NIA juga menyampaikan penyesalan yang mendalam atas terjadinya kejadian tersebut dan menyatakan, bahwa pihak detention center Yilan dengan segera memberitahu Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI Taipei), untuk menghubungi pihak keluarga dan sepenuhnya akan membantu urusan pemakaman almarhumah.

Komentar

Terbarumore