History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tidak Ada Pemberitahuan Latihan Militer RRT, Wellington Koo: Tidak Mengesampingkan Kemungkinan Pengaturan Waktu

  • 17 October, 2024
  • 鄭蕙玲
Tidak Ada Pemberitahuan Latihan Militer RRT, Wellington Koo: Tidak Mengesampingkan Kemungkinan Pengaturan Waktu
Menhan Wellington Koo diwawancarai sebelum sidang Yuan Legislatif hari ini (17/10)

(Taiwan, ROC) Latihan militer RRT “Joint Sword-2024B” telah berakhir, masyarakat luar mengkuatirkan ada kemungkinan militer RRT memanfaatkan momen presiden melakukan kunjungan pada akhir tahun, akan mengerahkan latihan militer mengitari Taiwan untuk ketiga kalinya pada tahun 2024. Berkaitan dengan hal ini Menhan Wellington Koo pada hari Kamis ini (17/10) saat diwawancarai mengatakan, RRT biasanya mengerahkan latihan militer dalam waktu yang tidak ditentukan, dalam hal ini sikap Kemenhan selalu bersiap siaga, selain itu, setiap pekan RRT selalu menjalani “operasi patroli gabungan”, memicu “perang atrisi” dengan Taiwan.

Menhan Wellington Koo mengatakan, “Pidato yang disampaikan oleh presiden termasuk cukup dikendalikan, RRT masih tetap menjalani latihan demikian, yang memicu keributan dalam komunitas internasional, semua berlanjut memberikan kecaman. Saya kira dapat dirasakan, tindakan demikian, hanya memperlihatkan karakter aslinya sebagai penguasa yang otoriter.”

Selain itu laporan kinerja yang disampaikan oleh Kemenhan, militer RRT rata-rata per bulan melakukan “operasi patroli militer gabungan” terhadap Taiwan sebanyak 3-4 kali, yang artinya rata-rata per minggu menjalani latihan militer sekali. Berkaitan apakah RRT mengadopsi “perang atrisi”? Melemahkan kesiapan militer Taiwan dalam bertempur? Menhan Wellington Koo mengatakan, tidak menyangkal ini adalah suatu tantangan, akan tetapi pihaknya juga akan mengambil langkah untuk menanggapinya.

Menhan Wellington Koo mengatakan, "Jika memungkinkan, kami akan menggunakan pesawat misi angkatan udara atau kapal misi di laut, dan kemudian menggunakan rudal anti pesawat yang relevan di pantai untuk menanggapinya.”

Menhan Wellington Koo menekankan, Kemenhan akan memantau secara cermat dan mengambil tindakan, untuk menghadapi segala pergerakan dan gangguan terhadap pesawat dan kapal militer RRT. Mengenai cakupan zona respons Taiwan, Wellington Koo menjelaskan bahwa zona tanggap tersebut dibuat pada tahun 2013 untuk kemampuan pertahanan diri maritim militer nasional, namun cakupan sebenarnya belum dapat dipublikasikan.

Komentar

Terbarumore