(Taiwan, ROC) – Komandan Angkatan Laut Taiwan, Tang Hua (唐華) menerima wawancara eksklusif “The Economist”dan menyampaikan bahwa setelah Presiden Lai Ching-te (賴清德) berkuasa, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mengimplementasikan “Strategi Anakonda” untuk menekan Taiwan. Ia juga menyampaikan, RRT telah bersiap untuk “memblokade Taiwan kapan pun selama mereka mau.” Menteri Pertahanan Taiwan Wellington Koo (顧立雄) dalam sebuah wawancara sebelum hadir dalam pertemuan Kebijakan Umum Yuan Legislatif pada 4 Oktober menyampaikan bahwa ekspansi RRT terus ada dan ekspansi alami ini tidak akan berubah karena ide ataupun kebijakan satu orang.
Dalam wawancara dengan The Economist, Komandan AL Taiwan, Tang Hua menyampaikan bahwa RRT secara perlahan tapi jelas menargetkan untuk meningkatkan kehadirannya di sekitar Taiwan untuk melemahkan Taiwan. RRT berusaha untuk membuat Taiwan melakukan kesalahan dan menggunakannya sebagai alasan untuk memblokade Taiwan. Dalam wawancara, Tang Hua juga menyebutkan bahwa Menteri Pertahanan telah mengumumkan pergerakan-pergerakan RRT di sekitar Taiwan sejak tahun 2020 setiap harinya, tapi di tahun 2022 hanya memperbarui jumlah kapal, tapi tidak memperbarui model dan lintasannya karena khawatir mempengaruhi moral dan ekonomi Taiwan.
Menteri Pertahanan Wellington Koo (顧立雄) dalam wawancaranya di Yuan Legislatif pada 4 Oktober menyampaikan bahwa ekspansi RRT akan terus ada dan RRT tidak akan mengubah esensi ekspansinya karena ide atau kebijakan satu orang. Bagaimanapun Wellington Koo juga menekankan, bahwa faktanya seluruh dunia telah memperhatikan pentingnya perdamaian dan stabilitas di kawasan Selat Taiwan.
Ia pun menekankan bahwa Kementerian Pertahanan akan memperhatikan dengan cermat segala taktik ataupun kemungkinan terkait dengan aksi yang mungkin diadopsi Tiongkok dan akan melakukan tindakan yang tepat.