(Taiwan, ROC) – Hari Nasional Double Ten akan segera tiba, dan Ketua Komite Tionghoa Perantauan (OCAC), Hsu Chia-ching (徐佳青) pada hari ini (4/10) mengemukakan bahwa taktik Front Bersatu Republik Rakyat Tiongkok (RRT) setiap tahunnya terus bertambah. Baru-baru ini, mereka meluncurkan paket wisata murah guna mendorong warga perantauan Taiwan untuk berkunjung ke Negeri Tirai Bambu. Namun, dirinya merasa jika yang diinginkan para perantau adalah kualitas dan rasa hangat seperti pulang ke rumah, sehingga paket wisata murah tidaklah terlalu menarik bagi mereka. Tampaknya ini tidak memiliki pengaruh yang besar, dan pemerintah tidak khawatir dengan Front Bersatu ataupun dampak dari paket murah tersebut.
Hsu Chia-ching (徐佳青) menyampaikan bahwa meskipun pandemi COVID-19 berlangsung dari tahun 2020 hingga 2022, tetapi jumlah orang yang kembali ke Taiwan sejak tahun 2023 hingga sekarang semakin meningkat. Pada bulan Januari, mulai dari pemilihan presiden hingga upacara pelantikan di bulan Mei, dan sekarang perayaan hari Double Ten di bulan Oktober, jumlah warga perantauan yang kembali ke Taiwan telah melebihi ekspetasi. Dalam situasi seperti ini, Negeri Panda mungkin ingin memanfaatkan paket wisata murah untuk mendorong warga perantauan Taiwan untuk mengunjungi RRT.
Namun, Hsu Chia-ching (徐佳青) berpendapat bahwa paket wisata murah dari Negeri Panda tidak terlalu menarik bagi warga perantauan Taiwan, karena yang mereka cari adalah kualitas dan suasana yang hangat, seperti pulang ke rumah. Paket murah ini tidak memiliki daya tarik besar bagi perantau.
Hsu Chia-ching (徐佳青) mengatakan bahwa menurut pemahamannya, penurunan pada perekonomian Negeri Tirai Bambu dalam beberapa tahun terakhir sangat serius, terutama pada penerbangan domestik dan harga tiket pesawat yang sangat rendah. Hsu merasa bahwa Negeri Panda ingin bertahan hidup dengan meluncurkan paket perjalanan murah, tetapi pemerintah tidak menutup kemungkinan adanya insentif untuk Front Bersatu.
Hsu Chia-ching (徐佳青) menunjukkan bahwa tahun ini terdapat 34 agen perjalanan domestik yang menawarkan pilihan terbanyak dalam sejarah, dengan total 162 rute wisata. Mereka juga memberikan subsidi terbanyak, termasuk subsidi sebesar NT$3600 untuk setiap orang yang berkunjung ke kawasan timur Taiwan, serta menawarkan paket harga khusus untuk pemegang kartu warga perantauan.