History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Program Pelatihan 400.000 Warga untuk Ketangguhan Pertahanan Nasional, Mendagri Liu Shyh-fang: Termasuk Relawan Polantas dan Ormas

  • 27 September, 2024
  • 陳柏萇
Program Pelatihan 400.000 Warga untuk Ketangguhan Pertahanan Nasional, Mendagri Liu Shyh-fang: Termasuk Relawan Polantas dan Ormas

(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te (賴清德) memimpin pertemuan “Komite Ketangguhan Pertahanan Nasional”, mengharapkan dapat meningkatkan ketangguhan dalam 4 bidang yakni pertahanan, kehidupan masyarakat, penanggulangan bencana dan demokrasi. Wakil Sekjen Dewan Keamanan Nasional (NSB), Hsu Szu-chien (徐斯儉) meluncurkan peta biru “Mengandalkan 400.000 Kekuatan Rakyat”. Sehubungan dengan hal ini, Menteri Dalam Negeri Liu Shyh-fang (劉世芳) pada hari Jumat (27/9) sebelum sidang interpelasi Yuan Legislatif, diwawancarai dan mengatakan, Kemendagri mendata kekuatan masyarakat, termasuk relawan polisi, relawan pengatur lalu lintas, masih banyak organisasi masyarakat, pada dasarnya adalah penanganan bencana skala besar. Menteri Pertahanan Wellington Koo (顧立雄) saat diwawancarai menekankan, ketika Taiwan menghadapi kondisi serius, maka berdasarkan hukum persiapan mobilisasi pertahanan nasional, yang berpegang pada hidup di satu pulau yang sama, maka militer dan masyarakat wajib bersatu padu.

Istana Kepresidenan perdana menggelar pertemuan “Komite Ketangguhan Pertahanan Nasional” kemarin (26/9), Wakil Sekjen Dewan Keamanan Nasional (NSB) Hsu Szu-chien (徐斯儉) mengusung pembinaan 400.000 warga dengan kekuatan berintensitas menengah, belajar dari pengalaman perang Rusia-Ukraina dan Laut Baltik, beranggapan komunitas sosial adalah dasar terpenting untuk ketangguhan pertahanan nasional, wajib mengusung perlindungan diri, ditambah lagi dengan SDM berbakat dan teknologi sangat berlimpah, bisa menjadi motor penggerak kemajuan Taiwan untuk go-internasional.

Mendagri Liu Shyh-fang mengatakan, “Poin-poin yang lebih penting juga dibagi menjadi dua kelompok: penanggulangan bencana dan menjaga keamanan masyarakat. Untuk penanggulangan bencana seperti yang diketahui masyarakat seperti program penyelamatan darurat EMT, dan menjaga keamanan ketertiban, misalkan pelatihan dengan pesawat tak berawak akan disisipkan menjadi program pelatihan alternatif.”

Sementara Menhan Wellington Koo saat diwawancarai mengatakan, berdasarkan UU Pertahanan Sipil yang menetapkan kekuatan organisasi, dan instansi pengawasan dibawah, akan tetapi ketika Taiwan dihadapkan dengan kondisi serius, maka berdasarkan hukum persiapan mobilisasi pertahanan nasional, maka akan mengadopsi kolaborasi militer-masyarakat. Menhan Wellington Koo mengatakan, “Berdasarkan dari hukum yang berlaku saat ini, ketika kita memerlukan kekuatan dan materi dari masyarakat, maka berpegang pada prinsip hidup dalam satu pulau, militer dan masyarakat harus bersatu padu, dan berharap mendapat dukungan dari masyarakat, misalkan kendaraan pengangkut atau serangan penghadang.”

Menhan Wellington Koo menekankan, ketangguhan pertahanan nasional adalah gabungan kekuatan dari militer dan masyarakat, yang berpegang pada 3 sumbu utama yaitu mempertahankan pemerintahan tetap berjalan, menjamin keberlangsungan kehidupan dasar masyarakat, pencarian dan penyelamatan untuk mendukung operasi militer, membangun kepercayaan dan dukungan untuk urusan kemiliteran serta jaringan SDM untuk informasi intelijen.

Komentar

Terbarumore