(Taiwan, ROC) - Amerika Serikat dan Inggris bersama-sama menegaskan kembali bahwa stabilitas di Selat Taiwan "sangat diperlukan" bagi keamanan internasional dan menyerukan "penyelesaian damai atas masalah lintas-Selat."
Demikian bunyi pernyataan bersama yang merangkum sudut pandang geopolitik kedua negara yang dirilis pada hari Sabtu setelah berakhirnya Dialog Strategis AS-Inggris yang diadakan di London pada 10-11 September, dipimpin bersama oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy.
“Amerika Serikat dan Inggris menegaskan pentingnya koordinasi yang erat untuk memajukan tujuan bersama dan nilai-nilai serta kepentingan bersama terkait Indo-Pasifik,” lanjut pernyataan itu.
"Mereka menegaskan kembali pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sebagai hal yang sangat penting bagi keamanan dan kemakmuran masyarakat internasional dan menyerukan penyelesaian damai atas masalah lintas-Selat," tambahnya.
Mencerminkan kekhawatiran kedua negara bahwa Tiongkok mungkin akan menggunakan tindakan militer untuk mencoba menguasai Taiwan di tahun-tahun mendatang, pernyataan bersama tersebut juga mengatakan bahwa AS dan Inggris akan bersama-sama “menentang segala upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan kekerasan atau paksaan.”
Pernyataan bersama tersebut juga menyoroti isu-isu geopolitik utama lainnya termasuk Perang Rusia-Ukraina, Perang Israel-Hamas, dan “ancaman manipulasi dan campur tangan informasi asing terhadap demokrasi.”
Menurut kantor luar negeri Inggris, pernyataan bersama Dialog Strategis AS-Inggris mengisyaratkan bahwa "hubungan khusus" antara kedua negara yang melibatkan kerja sama erat dalam masalah keamanan akan terus berlanjut dan semakin mendalam di masa mendatang.