History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

AS, Australia, Selandia Baru, dan Jepang Mengutamakan Status Quo, Kemenlu: Menjaga Perdamaian di Selat Taiwan Adalah Konsensus Global

  • 06 September, 2024
  • 陳柏萇
AS, Australia, Selandia Baru, dan Jepang Mengutamakan Status Quo, Kemenlu: Menjaga Perdamaian di Selat Taiwan Adalah Konsensus Global
AS, Australia, Selandia Baru, dan Jepang Mengutamakan Status Quo, Kemenlu: Menjaga Perdamaian di Selat Taiwan Adalah Konsensus Global

(Taiwan, ROC) – Negara-negara yang memiliki pengaruh besar terhadap urusan kawasan Pasifik seperti Amerika Serikat (AS), Australia, Selandia Baru, dan Jepang, pada minggu lalu secara terbuka menegaskan kembali akan pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, serta menunjukkan keprihatinan serius terhadap situasi di Laut Tiongkok Selatan. Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan menganggap bahwa menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, serta Laut Tiongkok Selatan telah menjadi konsensus global, dan terus menyambut negara-negara dengan pandangan serupa untuk menyatakan posisi mereka di forum internasional, serta memastikan tatanan internasional berbasis aturan melalui tindakan nyata.

Forum Kepulauan Pasifik adalah saluran interaksi penting antara Taiwan dengan negara-negara sahabat dan negara-negara kawasan. Baru-baru ini, terdengar kabar bahwa Kepulauan Solomon mencoba mengajukan proposal untuk mengecualikan partisipasi Taiwan. Namun, Australia dan Selandia Baru yang memiliki pengaruh signifikan dalam forum tersebut, segera menyatakan dukungan mereka terhadap hak partisipasi Taiwan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Australia bersama Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan Jepang pada Kamis (5/9) menggelar pertemuan bersama untuk mengonfirmasi pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, serta menentang keras upaya mengubah status quo di Laut Tiongkok Selatan dengan kekuatan. Pemimpin Selandia Baru dan Korea Selatan pada Rabu (4/9) juga menegaskan kembali pentingnya perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan dalam pernyataan bersama mereka. Selain itu, dalam dialog strategis antara Amerika Serikat dan Selandia Baru pada akhir Agustus, posisi yang serupa juga turut digaungkan.

Taiwan selalu menyambut dukungan negara-negara dengan pandangan serupa yang terus menyatakan kekhawatiran mereka di forum internasional, menolak upaya-upaya untuk mengubah status quo dengan kekuatan, dan memastikan tatanan internasional berbasis aturan melalui tindakan nyata. Wakil Direktur Eksekutif MOFA Hsiao Kuang-wei (蕭光偉) mengatakan, “MOFA menyambut baik dan mengapresiasi dukungan negara-negara demokrasi yang memiliki pandangan serupa di kancah internasional dalam menyatakan posisi mereka terhadap perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan.”

MOFA menegaskan bahwa Taiwan akan terus berkomitmen untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, menolak upaya negara-negara yang mengedepankan hegemoni regional untuk merusak status quo, dan akan terus mempromosikan diplomasi berbasis nilai untuk bersama-sama memelihara demokrasi, perdamaian, dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

Komentar

Terbarumore