History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kasus Korupsi Lahan Living Mall: Ko Wen-je Dibebaskan Tanpa Jaminan, Pong Cheng-sheng Tetap Ditahan Tanpa Akses Komunikasi

  • 02 September, 2024
  • 陳志勇
Kasus Korupsi Lahan Living Mall: Ko Wen-je Dibebaskan Tanpa Jaminan, Pong Cheng-sheng Tetap Ditahan Tanpa Akses Komunikasi
Kasus Korupsi Lahan Living Mall: Ko Wen-je Dibebaskan Tanpa Jaminan, Pong Cheng-sheng Tetap Ditahan Tanpa Akses Komunikasi

(Taiwan, ROC) - Mantan Wali Kota Taipei yakni Ketua Partai Rakyat Taiwan (TPP) Ko Wen-je (柯文哲) dibebaskan tanpa jaminan oleh Pengadilan Negeri Taipei pada hari Senin sekitar pukul 3.00 dini hari, sementara Pong Cheng-sheng (彭振聲), mantan Wakil Wali Kota pada masa jabatan Ko, tetap ditahan tanpa akses komunikasi.

Ko dan Pong dipanggil untuk diinterogasi perihal kasus dugaan korupsi yang melibatkan lahan bekas pusat perbelanjaan Core Pacific City atau yang dikenal sebagai Living Mall (京華城) di Taipei pada Jumat pekan lalu, setelah Kejaksaan Negeri Taipei melakukan penggeledahan di tujuh lokasi berbeda, termasuk kantor Ko, dan menetapkan keduanya sebagai tersangka dan dituduh melanggar Undang-Undang Anti Korupsi dengan menerima suap dan menyalahgunakan wewenang posisi.

Kasus ini bermula dari peningkatan drastis Koefisien Lantai Bangunan (KLB) Living Mall menjadi 840% selama masa jabatan Ko, yang memicu kecurigaan adanya kongkalikong dengan pihak pengembang.

Kejaksaan Negeri Taipei mulai menyelidiki kasus ini pada bulan Mei, dengan Ko Wen-je dan beberapa pihak lainnya ditetapkan sebagai tersangka. Lembaga Antikorupsi Taiwan, Agency Against Corruption (AAC), juga dilibatkan untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa Pong Cheng-sheng, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Taipei, dan mantan anggota Komite Perencanaan Kota.

Pada hari Jumat, Kejaksaan Negeri Taipei melakukan penggeledahan di tujuh lokasi berbeda, serta memanggil Ko Wen-je dan Pong Cheng-sheng untuk diperiksa sebagai tersangka. Istri mereka, Chen Pei-chi (陳佩琪) dan Hsieh Hsia-chiao (謝夏喬), juga dimintai keterangan sebagai saksi dan diizinkan pulang setelah diperiksa.

Malamnya, Ko menolak untuk diinterogasi pada malam hari dan hendak meninggalkan kejaksaan. Tindakan ini membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung menahannya di tempat.

Ko kemudian mengajukan permohonan peninjauan penahanan, tetapi ditolak oleh pengadilan. Ia kemudian dibawa kembali ke Kejaksaan Negeri Taipei untuk menjalani pemeriksaan.

JPU menilai Ko Wen-je memiliki indikasi kuat terlibat dalam kasus ini dan dikhawatirkan akan menghilangkan barang bukti serta berkolusi dengan pihak lain. Oleh karena itu, JPU mengajukan permohonan penahanan terhadap Ko Wen-je.

Pada Sabtu pagi, Pengadilan Negeri Taipei menggelar sidang pemeriksaan berkas. Ko Wen-je, Pong Cheng-sheng, dan kuasa hukum mereka masing-masing diberikan kesempatan untuk memeriksa berkas perkara. Mereka juga diperbolehkan bertemu dengan pengacara untuk membahas strategi hukum. 

Interogasi kemudian dilanjutkan pada hari Minggu pukul 20.00 malam. Hakim terlebih dahulu memeriksa kasus Ko Wen-je, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap Pong Cheng-sheng.

Senin dini hari sekitar pukul 03:00, menilai bukti-bukti yang diajukan oleh JPU tidak cukup kuat untuk membuktikan dugaan keterlibatan Ko, hakim memutuskan untuk membebaskan Ko Wen-je tanpa jaminan, sementara Pong Cheng-sheng tetap ditahan tanpa akses komunikasi karena tetap dianggap sebagai tersangka utama.

Atas putusan ini, Kejaksaan Negeri Taipei menyatakan akan mengajukan banding.

Komentar

Terbarumore