(Taiwan, ROC) - Taiwan dan Inggris menjalin hubungan perdagangan erat, dan untuk selanjutnya Taiwan berharap Inggris dapat memberi bantuan dalam hal penelitian dan pengembangan teknologi serta pelatihan bakat pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB).
Demikian diungkapkan oleh Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) saat menemui perwakilan Inggris di Taiwan, John David Dennis, pada hari Senin.
Sambil menegaskan bahwa Taiwan harus belajar dari negara-negara maju di dunia, Cho mengatakan, “Taiwan sekarang juga menghadapi beberapa masalah. Taiwan memiliki sarana PLTB yang sangat baik. Kami harap negara-negara pemroduksi sumber daya utama dunia dapat terus memberikan lebih banyak bantuan kepada Taiwan dalam bidang penelitian dan pengembangan teknologi serta pelatihan lebih banyak talenta.”
Perdana Menteri juga mengemukakan, Taiwan selalu aktif berpartisipasi dalam komunitas internasional dan berharap Inggris dapat membantu Taiwan untuk bergabung dengan Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik (CPTPP).
Sementara itu, sambil mengucapkan selamat kepada Cho pada hari ke-100 masa jabatannya, Dennis menekankan bahwa kebijakan Inggris terhadap Taiwan tidak berubah dan kepentingan bersama kedua belah pihak tetap konsisten.
Dennis yakin bahwa persahabatan antara Taiwan dan Inggris yang didasarkan pada saling menghormati, belajar, dan berbagi nilai-nilai demokrasi, akan terus berkembang dengan kuat di masa depan.
Perihal masalah CPTPP, lanjut Dennis, setelah menjadi anggota penuh pada tahun ini, Inggris akan berbagi pengalamannya dengan Taiwan serta membantu Taiwan untuk bergabung dengan CPTPP.