History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

857 Warga Taiwan Telah Hilang di Tiongkok dalam 10 Tahun Terakhir, Ormas Minta Pemerintah Ambil Tindakan

  • 30 August, 2024
  • 陳柏萇
857 Warga Taiwan Telah Hilang di Tiongkok dalam 10 Tahun Terakhir, Ormas Minta Pemerintah Ambil Tindakan
857 Warga Taiwan Telah Hilang di Tiongkok dalam 10 Tahun Terakhir, Ormas Minta Pemerintah Ambil Tindakan

(Taiwan, ROC) -- Bertepatan dengan peringatan "Hari Internasional untuk Korban Penghilangan Paksa” yang jatuh pada hari ini (30/8), organisasi masyarakat mengadakan konferensi pers untuk mendukung Pemimpin Redaksi Gusha Publishing, Li Yan-he (李延賀) yang menjadi tahanan rahasia di Tiongkok.

Mereka juga mengungkapkan bahwa dalam 10 tahun terakhir, sebanyak 857 warga Taiwan telah hilang secara paksa atau ditangkap sewenang-wenang di Tiongkok. Mereka mendesak Tiongkok untuk segera membebaskan semua warga Taiwan dan menyarankan agar pejabat pemerintah Taiwan serta wakil rakyat lebih proaktif mengambil tindakan.

Sekretaris Jenderal Amnesty International Cabang Taiwan, Chiu Yi-ling (邱伊翎) mengatakan, berdasarkan data statistik yang diberikan oleh pemerintah Taiwan kepada legislator Hung Sun-han (洪申翰), dalam 10 tahun terakhir, terdapat 857 warga Taiwan telah hilang secara paksa atau ditangkap sewenang-wenang di Tiongkok, termasuk Lee Ming-che (李明哲) pada tahun 2017, Lee Meng-chu (李孟居) pada tahun 2019, Yang Chih-yuan (楊智淵) pada tahun 2022, dan Li Yan-he pada tahun 2023. Di antara mereka, Yang Chih-yuan dan Fucha masih belum dibebaskan, dan hingga saat ini keberadaan mereka masih menjadi misteri.

Li Yan-he telah menghilang lebih dari 500 hari di Shanghai, Tiongkok, dan hingga kini tidak ada kabar tentang keberadaannya. Perwakilan dari kelompok suporter Li Yan-he, Wang Jia-xuan (王家軒) berharap, agar pada Forum Kota Taipei-Shanghai yang akan datang, Walikota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) dapat menekankan prinsip-prinsip "kesetaraan", "martabat", "niat baik", dan "timbal balik" dalam meminta Tiongkok untuk mengadili kasus Li Yan-he secara terbuka, adil, dan transparan, serta menjamin hak asasi dasar Li Yan-he.

Legislator Puma Shen (沈伯洋) mengimbau agar semua wakil rakyat atau pejabat pemerintah Taiwan yang masih berhubungan dengan Tiongkok agar menunjukkan keprihatinan mereka terhadap kasus penghilangan paksa atau penangkapan sewenang-wenang warga Taiwan di Tiongkok.

Komentar

Terbarumore