History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemenlu Apresiasi Jake Sullivan Tegaskan Pentingnya Perdamaian Selat Taiwan

  • 29 August, 2024
  • 鄭蕙玲
Kemenlu Apresiasi Jake Sullivan Tegaskan Pentingnya Perdamaian Selat Taiwan
Hari ini (29/9) MOFA menyampaikan AS menekankan pentingnya stabilitas dan perdamaian Selat Taiwan, serta menegaskan memenuhi janji membela kubu kawasan Indo Pasifik (foto: arsip Rti)

(Taiwan, ROC) Mengenai pertemuan antara Menlu RRT Wang Yi dan Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan menekankan pentingnya stabilitas dan perdamaian Selat Taiwan, serta menegaskan AS memenuhi janji membela kubu kawasan Indo Pasifik, Kemenlu pada hari Kamis ini (29/8) menyampaikan petinggi AS kembali memanfaatkan pertemuan dengan pihak RRT untuk menyampaikan sikap AS berpihak pada stabilitas dan perdamaian Selat Taiwan, berkaitan dengan hal ini, Kemenlu menyakini dan menyambut baik.

Kemenlu mengatakan, pihak RRT dalam pertemuan ini mengeluarkan pers rilis dan kembali mempublikasikan kekeliruan Taiwan, bertolak dari belakang, Kemenlu selain mengecam keras, juga menegaskan Republik Tiongkok dan Republik Rakyat Tiongkok tidak saling berafiliasi, RRT terus menerus mengintimidasi dan menekan Taiwan, berambisi memperkuat militer secara terang-terangan, inilah yang menjadi sumber risiko terbesar merusak stabilitas perdamaian kawasan regional. Ditambah lagi RRT dan Rusia kompak, dan menjadi pendukung utama agresi Rusia terhadap Ukraina, berisiko merusak keamanan trans-Atlantik, semakin mencerminkan ambisi RRT untuk melampaui Taiwan, kawasan regional dan menjadi ancaman berat bagi dunia, bertubi-tubi tindakan jahat yang dilakukan mendapat sorotan komunitas demokrasi internasional.

Kemenlu menegaskan, Taiwan sebagai bagian komunitas yang bertanggung jawab, berlanjut meningkatkan kemampuan pertahanan nasional Taiwan, bersama AS dan negara-negara demokrasi mempertahankan tatanan internasional dan menjamin stabilitas, perdamaian dan kemakmuran Selat Taiwan dan Kawasan Indo Pasifik.

Komentar

Terbarumore