(Taiwan, ROC) Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung kemarin (28/8) bertemu dengan rombongan lintas partai “asosiasi parlemen Swedia- Taiwan”, Menlu Lin Chia-lung menyampaikan, terima kasih atas dukungan mereka untuk perdamaian selat Taiwan, mengharapkan agar Swedia berlanjut mempertangguh kubu demokrasi, anggota parlemen Swedia menjelaskan, ancaman dari RRT, Rusia terhadap stabilitas dunia, maka semestinya negara demokrasi bergandengan bekerja sama melawan otoritarianisme.
Kemenlu pada hari Kamis ini (29/8) mengeluarkan pers rilis dan menyampaikan, Menlu Lin Chia-lung kemarin (28/8) bertemu dengan “asosiasi parlemen Swedia- Taiwan”, yang dipimpin oleh Lotta Johnsson Fornarve yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Parlemen Swedia, beranggotakan anggota komite luar negeri, John Weinerhall dan komite pertahanan nasional, Göran Hargestam. Menlu Lin Chia-lung melakukan tukar pandangan terkait isu perlawanan terhadap ekspansi otoritarianisme, pencegahan hoaks dan kerja sama ekonomi.
Dalam facebook Menlu Lin Chia-lung mengucapkan terima kasih kepada PM Swedia Ulf Kristersson dalam ajang terbuka menekankan pihaknya “tidak menerima atas ancaman militer RRT terhadap Taiwan”, tantangan keamanan yang dihadapi Taiwan dan Swedia hampir serupa, berharap Taiwan dan Swedia bekerja sama dalam sektor pengembangan demokrasi, keamanan nasional, keamanan digital dan lainnya.
Lin Chia-lung menekankan, RRT berulang kali memutarbalikkan resolusi PBB 2758 di ajang internasional, resolusi tersebut tidak melibatkan kedaulatan Taiwan, bukan berpegang pada “Prinsip Satu Tiongkok”, bahkan tidak mewakili konsensus komunitas dunia dalam “Prinsip Satu Tiongkok”, mengharapkan asosiasi parlemen Swedia Taiwan berlanjut menyuarakan Taiwan dalam komunitas internasional dan mendukung partisipasi Taiwan dalam organisasi dunia.
Lin Chia-lung mengatakan, Swedia dan Uni Eropa merupakan mitra ekonomi penting bagi Taiwan, pembahasan kerja sama ekonomi kedua belah pihak telah 40 tahun berjalan, ia mengharapkan ketiga parlemen dapat mendesak pemerintah Swedia untuk melakukan kerja sama ekonomi Taiwan dan Uni Eropa, menandatangani “perjnjian kemitraan ekonomi”, lebih lanjut pembinaan hubungan ekonomi bilateral tersistematisasi, agar Masyarakat kedua belah pihak mendapat keuntungan. Lin Chia-lung mendapat cendera mata dari Lotta Johnsson Fornarve berupa Dalecarlian horses, ia sangat mengapresiasi dan mengungkap pemberian hadiah ini sebagai simbol persahabatan kedua belah pihak berkelanjutan dan berharap Swedia berlanjut menggandeng negara-negara yang berpandangan serupa untuk memperkuat ketangguhan kubu demokrasi, mempromosikan lebih banyak kerja sama pertukaran.