(Taiwan, ROC) – Kepala Kantor Australia di Taipei, Robert Fergusson baru-baru ini berkunjung menemui Menteri Pendidikan Taiwan, Cheng Ying-yao (鄭英耀), dengan harapan dapat meningkatkan kerja sama dan pengembangan bakat di bidang teknologi canggih seperti semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), dan medis antar universitas kedua belah pihak.
Kementerian Pendidikan (MOE) Taiwan pada hari ini (28/8) merilis siaran pers yang menyatakan bahwa rombongan Robert Fergusson pada Rabu (21/8) yang lalu datang mengunjungi MOE, guna mempererat peluang kerja sama antara Taiwan dan Australia di bidang kebijakan pendidikan, pertukaran pendidikan tinggi, pendidikan dwibahasa, serta pendidikan kejuruan dan teknis.
Dalam pertemuan tersebut, Robert Fergusson menyebutkan bahwa Universitas Feng Chia telah menjalin kerja sama dengan beberapa universitas di Australia dalam program studi teknik, bisnis, teknologi informasi, dan desain. Pihaknya berharap dapat memperkuat kerja sama antar universitas di Taiwan dan Australia di bidang teknologi canggih seperti semikonduktor, serta bersama-sama mengembangkan talenta di kemudian hari.
Menteri Pendidikan, Cheng Ying-yao mengucapkan terima kasih kepada Australia atas dukungannya melalui “Rencana Aksi Kemitraan Pembelajaran Bahasa Inggris” yang telah mengirimkan para pakar pengajaran bahasa Inggris dari universitas-universitas di Australia ke Taiwan untuk membantu pengembangan pengajar. Cheng juga menyampaikan apresiasi atas program kuliah tentang Taiwan yang diselenggarakan oleh Universitas Nasional Australia, yang memungkinkan mahasiswa di sana memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang Taiwan, dan berharap akan ada lebih banyak universitas yang dapat turut bergabung dalam program ini.
Dalam kesimpulannya, Cheng Ying-yao (鄭英耀) menyatakan sangat senang sekali dapat melihat hubungan antara universitas kedua belah pihak yang erat, dan berharap dapat mendorong lebih banyak dosen universitas-universitas Australia untuk datang mengajar sebagai dosen tamu di Taiwan, serta guru sekolah dasar dan menengah untuk menjalani program magang di Taiwan, guna menciptakan kerja sama yang lebih beragam dan nyata.