History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

MOFA Sesalkan Upaya Mencoba Memecah Belah Kesatuan Kawasan Pasifik, Apresiasi Dukungan Negara Sekutu terhadap Partisipasi Taiwan dalam PIF

  • 27 August, 2024
  • 陳志勇
MOFA Sesalkan Upaya Mencoba Memecah Belah Kesatuan Kawasan Pasifik, Apresiasi Dukungan Negara Sekutu terhadap Partisipasi Taiwan dalam PIF
Wakil Direktur Jenderal Dewan Koordinasi Diplomasi Publik MOFA Hsiao Kuang-wei (蕭光偉) (Foto: Rti/王照坤)

(Taiwan, ROC) - Kementerian Luar Negeri (MOFA) telah menyampaikan penyesalan atas adanya negara tertentu yang mencoba memecah belah kesatuan kawasan Pasifik berdasarkan kepentingan egois mereka sendiri, pada saat yang sama ingin mengucapkan terima kasih terhadap dukungan kuat yang diberikan pada Taiwan dari negara sekutu di Pasifik dan negara-negara yang memiliki pendirian serupa. 

Pernyataan MOFA pada tanggal 27 itu adalah untuk merespons laporan media Australia bahwa Tiongkok disinyalir sedang bekerja sama dengan Kepulauan Solomon untuk berusaha mendorong pembatalan status pengamat Taiwan di Forum Kepulauan Pasifik (PIF).

Berita tersebut terkuak saat Wakil Menteri Luar Negeri Taiwan Tien Chung-kwang (田中光)  memimpin delegasi Taiwan untuk berpartisipasi dalam rangkaian KTT Pemimpin PIF ke-53 yang diadakan di Kerajaan Tonga.

Wakil Direktur Jenderal Dewan Koordinasi Diplomasi Publik MOFA Hsiao Kuang-wei (蕭光偉) mengatakan, “Atas upaya negara-negara tertentu untuk memecah belah kesatuan kawasan Pasifik berdasarkan kepentingan egois mereka sendiri, MOFA menyatakan penyesalan. Pada saat yang sama, kami juga berterima kasih kepada sekutu-sekutu Pasifik dan negara-negara yang memiliki pendirian serupa atas dukungan mereka terhadap partisipasi berkelanjutan Taiwan dalam PIF.”

MOFA menyatakan bahwa Taiwan telah berpartisipasi dalam mekanisme dan kegiatan PIF yang relevan dengan nama "Taiwan/Republik Tiongkok" dan sebagai "mitra pembangunan" sejak tahun 1993. Melalui mekanisme multilateral sepanjang bertahun-tahun ini, Taiwan telah mempromosikan program kerja sama seperti bantuan pembangunan regional dan beasiswa yang telah memberikan manfaat bagi negara-negara Pasifik, baik yang menjalin maupun yang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Selain itu, perihal hubungan dengan Konglomerat Amerika Tengah (SICA), MOFA menegaskan bahwa organisasi tersebut telah mengadopsi keputusan konsensus untuk terus mendukung Taiwan, namun dinamika internalnya akan terus diperhatikan.

Sementara itu, situasi di Timur Tengah sedang bergejolak dan Israel telah memasuki keadaan darurat. MOFA menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi, memerhatikan kondisi warga dan ekspatriat Taiwan pada setiap saat, dan menyesuaikan kebijakan yang relevan pada waktu yang tepat.

Komentar

Terbarumore