(Taiwan, ROC) -- Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang merupakan bagian dari Persatuan Pelajar Indonesia di Taiwan (PKBM PPI Taiwan) kembali menggelar acara wisuda bagi para siswanya yang lulus di tahun 2024. Sebanyak 20 mahasiswi berhasil lulus dalam program angkatan pertama yang mengalami transisi waktu pembelajaran.
Meskipun PKBM PPI Taiwan setiap tahunnya selalu mengadakan program bagi peserta didik untuk Kejar Paket A (SD), Paket B (SMP), dan Kejar Paket C (SMA), tapi acara wisuda kelulusan PKBM di tahun 2024 ini merupakan wisuda para siswi dari Program Kejar Paket B dan C yang berada di Taiwan. Kegiatan tersebut berlangsung hari ini (25/8), bertempat di KDEI Taipei, diikuti setidaknya 16 wisudawati. Beberapa di antara mereka karena alasan-alasan tertentu berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Kepala PKBM, Bapak Ananda Insan Firdausy menyampaikan, bahwa dalam wisuda kali ini, ada 15 siswi yang merupakan lulusan Kejar Paket C dan 5 lainnya merupakan lulusan Kejar Paket B. Ia pun sangat bangga dengan para lulusan ini, sebab mereka merupakan angkatan pertama PKBM yang terdampak dengan adanya perubahan regulasi, di mana masa studi mereka berubah dari 1 tahun menjadi 3 tahun.
Sebagian besar wisudawati merupakan lulusan angkatan 11 dari program Kejar Paket C dan Pak Ananda juga menyampaikan harapan agar para wisudawati dapat melanjutkan kegiatan mereka untuk terus belajar dan menempuh pendidikan yang lebih tinggi.
Hal ini kembali diungkapkan oleh Ketua Yayasan PKBM PPI Taiwan, Adi Kusmayadi yang menyampaikan, bahwa para lulusan tersebut diharapkan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Ia pun menyampaikan, meskipun pendidikan tidak menjamin kesuksksesan, tapi pendidikan dapat memberikan kesempatan bekerja dan kegiatan usaha yang lebih baik di masa depan.
Bapak Novrizal, selaku Kepala Bidang Perlindungan WNI dan Penerangan Sosial Budaya (PWNI-Pensosbud KDEI) juga menyampaikan, bahwa pendidikan tidak terbatas dan berlaku untuk seluruh kalangan. Pendidikan adalah kunci yang dapat membuka kesempatan luas untuk menjadi lebih maju dan berkembang, mencapai impian dan harapan. Oleh sebab itu KDEI Taipei juga mengharapkan para lulusan tersebut mendorong rekan-rekan lainnya untuk mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran atau melanjutkan pendidikan mereka. KDEI Taipei juga akan terus berusaha mendukung program PKBM PPI Taiwan.
Dewi F. Wafa yang merupakan salah satu lulusan Kejar Paket C menuturkan, bahwa dirinya sangat senang akhirnya bisa lulus dan ikut wisuda PKBM PPI Taiwan tahun 2024. Penantian dan kerja kerasnya membuahkan hasil dan ia pun berharap teman-temannya juga dapat terus belajar dan sukses di masa depan. Sementara Novitri secara khusus di hari ini mengenakan pakaian seragam SMA di balik baju wisudanya, menunjukkan bahwa dirinya telah lulus SMA.

Dewi berpose dengan pakaian wisuda dan toga di hari kelulusan Kejar Paket C dari PKBM PPI Taiwan 2024

Novitri secara khusus mengenakan pakaian seragam SMA di balik baju wisuda untuk merayakan kelulusannya di program Kejar Paket C
Seorang lulusan lain, N.A. Purwanasari datang ditemani oleh keluarga majikannya. Majikannya yang bermarga Lin, seraya menitikkan air mata menyampaikan bahwa ia sangat bersyukur karena perawat ibunya adalah Purwanasari. Menurutnya, Purwanasari sangat rajin, cerdas, dan mau belajar, serta merawat ibunya dengan penuh kasih sayang. Oleh sebab itu, ia pun hadir dan memberikan dukungan untuk perawatnya. Ia sangat terharus karena Purwanasari akhirnya dapat lulus dan wisuda hari ini.

Purwanasari dan majikannya Nyonya Lin yang hadir bersama keluarga, secara khusus merayakan hari kelulusan Purwanasari