History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pemerintah Luncurkan "Empat Undang-Undang Baru Anti-Penipuan", Gandeng Pakar Keuangan, Pembawa Berita, dan Artis untuk Kampanye Anti-Penipuan

  • 22 August, 2024
  • 鄭蕙玲
Pemerintah Luncurkan
Pemerintah Luncurkan "Empat Undang-Undang Baru Anti-Penipuan", Gandeng Pakar Keuangan, Pembawa Berita, dan Artis untuk Kampanye Anti-Penipuan (foto: Yuan Eksekutif)

(Taiwan, ROC) --- Guna menunjukkan tekad bulat dalam memberantas penipuan, Yuan Eksekutif mengumumkan akan mengalokasikan anggaran sebesar NT$7,3 miliar untuk memerangi penipuan pada tahun 2025.

Yuan Eksekutif menyatakan bahwa untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang "Empat Undang-Undang Baru Anti Penipuan", mereka secara khusus mengundang pakar keuangan Hsieh Chin-ho (謝金河), pembawa berita Hsu Kuei-ya (許貴雅), dan artis terkenal Yang Hsiu-hui (楊繡惠) untuk membintangi video promosi.

Diharapkan melalui promosi video yang dibintangi oleh para tokoh terkenal ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi aksi penipuan.

Yuan Eksekutif menyatakan bahwa untuk menunjukkan tekad dalam memberantas penipuan, maka pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar NT$7,3 miliar pada tahun 2025, atau meningkat 4,8 kali lipat dari anggaran tahun 2024.

Yuan Eksekutif membuat film pendek promosi "Empat Undang-Undang Baru Anti Penipuan" dan mengundang pakar keuangan Hsieh Chin-ho, yang fotonya telah berkali-kali disalahgunakan oleh kelompok penipuan, untuk berbagi pengalaman pribadinya.

Hsieh Chin-ho mengatakan, "Saya tidak pernah membuka grup investasi apa pun, itu penipuan. Jika ada yang menggunakan foto saya untuk meminta Anda berinvestasi, itu 100% palsu. Empat Undang-Undang Baru Anti Penipuan telah diberlakukan untuk memberantas penipuan investasi, menghukum berat kejahatan penipuan, dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara."

Dalam video anti-penipuan, pembawa berita Hsu Kuei-ya juga muncul dalam "Poster Anti-Penipuan Dinamis", mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap beberapa aksi penipuan.

Membantu komplotan penipuan untuk menarik uang juga merupakan tindak pidana, masyarakat diminta untuk hati-hati dan jangan melanggar hukum.

Selain itu, pemerintah ingin membuat kelompok penipuan menjadi jera, serta tidak berani menipu, yang sudah menipu akan ditangkap, dan yang sudah ditipu tidak akan mendapatkan apa-apa.

Pemerintah dengan gigih akan melindungi korban penipuan, memperkuat bantuan hukum bagi para korban, dan mempercepat pengembalian uang yang telah ditipu.

Lebih lanjut, "Empat Undang-Undang Baru Anti Penipuan" juga mengundang artis Yang Hsiu-hui, yang pernah namanya dicatut oleh kelompok penipuan, untuk membintangi video promosi.

Dalam video tersebut, ia bahkan dengan lucu memarahi pemerintah dan memperagakan kembali situasi siaran langsung, untuk memberi tahu masyarakat agar mewaspadai penjualan online yang menggunakan foto dan nama selebriti, dan jangan sampai tertipu.

Setelah "Empat Undang-Undang Baru Anti Penipuan" diberlakukan, pemerintah akan secara ketat menindak dan menghukum berat iklan palsu.

Selain itu, Kementerian Pengembangan Digital (MODA) juga akan mendirikan "Situs Web Pelaporan dan Pemeriksaan Penipuan", yang memungkinkan warga melakukan pencarian cepat perihal teks dan konten yang mencurigakan, serta memeriksa apakah ada catatan yang pernah dilaporkan. Dengan demikian, angka korban penipuan dapat ditekan seminim mungkin.

Komentar

Terbarumore