(Taiwan, ROC) --- Semenjak tahun 2015, Kementerian Pendidikan (MOE) telah memulai program pengembangan bakat keamanan siber. Tidak hanya meningkatkan pengajaran keamanan informasi dan komunikasi di sekolah dan secara sistematis mengembangkan talenta potensial di bidang keamanan siber, tetapi program ini setiap tahunnya juga menginvestasikan dana untuk mendukung siswa berpartisipasi dalam kompetisi dan kegiatan siber, baik untuk skala domestik maupun internasional.
Hasil akhir Kompetisi Peretas Dunia (DEFCON CTF) 2024 telah diumumkan, dan tim Taiwan keluar sebagai yang terbaik dari 1.742 tim di seluruh dunia, meraih peringkat ke-7.
Administrator Senior Departemen Informasi dan Pendidikan Teknologi yang dinaungi oleh MOE, Lan Man-chi (藍曼琪), menyatakan bahwa sejak tahun 2015, MOE telah menginvestasikan rata-rata hampir NT$30 juta untuk mempromosikan program pengembangan bakat keamanan siber.
Kementerian juga menginvestasikan dana setiap tahun untuk mendukung siswa berpartisipasi dalam kompetisi dan kegiatan keamanan siber, baik untuk skala domestik maupun internasional.
Di antaranya, Kompetisi Peretas Dunia (DEFCON CTF) adalah kompetisi hacker keamanan siber terbesar di dunia. Tahun ini, tim Taiwan "if this works we'll get fewer for next year" keluar sebagai yang terbaik dari 1.742 tim di seluruh dunia, masuk ke babak final dengan peringkat ke-10, dan akhirnya meraih peringkat ke-7 dari 12 tim finalis, mengalahkan para ahli hacker dari Tiongkok, Korea Selatan, Rusia, Swiss, dan negara-negara lain.
Lan Man-chi menyatakan bahwa tahun ini ada sekitar 30 anggota membentuk tim untuk berpartisipasi dalam kompetisi. Tim ini dipimpin oleh Profesor Huang Chun-ying (黃俊穎) dari Departemen Teknik Informasi, Universitas Nasional Yang Ming Chiao Tung, untuk berkompetisi di luar negeri.
Dalam hal hasil kompetisi, tim Taiwan meraih 1.204 poin di kategori serangan, 465 poin di kategori pertahanan, 274 poin di kategori kompetisi King of the Hill berbasis ronde, dan peringkat ke-3 di kategori kompetisi Capture the Flag satu lawan satu dengan 1.000 poin, yang pada akhirnya menempati peringkat ke-7 dengan total skor 2.943 poin.
Lan Man-chi mengatakan, "Kompetisi Capture the Flag adalah pertarungan dua tim, setiap tim harus melindungi benderanya sendiri agar tidak direbut oleh tim lain, jadi di satu sisi Anda harus bertahan, di sisi lain Anda harus menyerang, dan Anda juga harus merebut bendera lawan. Sedangkan model kompetisi King of the Hill berbasis ronde sebenarnya juga mirip dengan Capture the Flag, tetapi harus saling serang, saat menyerang lawan, Anda juga harus bertahan! Orang yang bertahan paling lama akan mendapatkan skor tertinggi."
MOE menyatakan bahwa final Kompetisi Peretas Dunia (DEFCON CTF) tahun ini diadakan di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat dari tanggal 9 hingga 11 Agustus 2024. Dan ini adalah partisipasi ke-11 Taiwan.
MOE juga akan terus aktif berinvestasi dalam pengembangan talenta keamanan siber di sekolah-sekolah, untuk meningkatkan visibilitas dan daya saing Taiwan secara keseluruhan di panggung internasional.