History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Bumi Terus Memanas! PBB Peringatkan Bahaya Suhu Ekstrem bagi Anak-Anak

  • 14 August, 2024
  • 尤繼富
Bumi Terus Memanas! PBB Peringatkan Bahaya Suhu Ekstrem bagi Anak-Anak
Bumi Terus Memanas! PBB Peringatkan Bahaya Suhu Ekstrem bagi Anak-Anak 圖/PEXELS

(Taiwan, ROC) -- Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Selasa (13/8) menyatakan bahwa hampir 500 juta anak setiap harinya menghadapi hari-hari dengan suhu ekstrem yang jumlahnya dua kali lipat atau bahkan lebih dari yang dialami oleh kakek-nenek mereka. UNICEF juga memperingatkan bahwa hal ini dapat membawa dampak yang mematikan.

Badan PBB ini menunjukkan bahwa seiring dengan perubahan iklim yang terus mendorong peningkatan suhu global, satu dari lima anak, atau sekitar 466 juta anak hidup di wilayah di mana jumlah hari dengan panas ekstrem setidaknya telah berlipat ganda jika dibandingkan dengan 60 tahun lalu.

Penanggung Jawab UNICEF, Lily Caprani kepada media AFP mengatakan bahwa tubuh anak-anak yang masih kecil tidak seperti orang dewasa, sehingga mereka lebih rentan terhadap bahaya suhu ekstrem. Dirinya juga memperingatkan tentang risiko yang dihadapi oleh wanita hamil.

聯合國兒童基金會:小心今夏極端高溫東亞與太平洋區2億名兒童面臨風險| 世界萬象| 全球| 聯合新聞網

圖/PEXELS

Selain itu, ketika sekolah-sekolah terpaksa ditutup karena suhu yang sangat tinggi, anak-anak pun kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan. Tahun ini, hingga saat ini, setidaknya ada 80 juta anak yang telah terkena dampaknya.

UNICEF membandingkan jumlah hari dengan suhu yang mencapai angka 35 derajat celcius antara periode 2020-2024 dan rata-rata suhu pada tahun 1960-an, dan menunjukkan bahwa cuaca panas ekstrem serta penggunaan pendingin udara untuk menghadapi suhu tinggi telah memengaruhi seluruh dunia.

Di antaranya, anak-anak di Afrika Barat dan Afrika Tengah terkena dampak paling besar, yakni dengan sekitar 39% dari populasi anak-anak di wilayah tersebut (sekitar 123 juta anak) menghadapi suhu 35 derajat celcius atau lebih tinggi selama sepertiga dari waktu setiap tahun.

喀什米爾的孩童。圖/歐新社

圖/歐新社

Di saat bersamaan, ada sebanyak 48 juta anak di Amerika Latin yang menghadapi jumlah hari dengan 35 derajat celcius atau lebih tinggi, yang telah berlipat ganda jika dibandingkan dengan 60 tahun yang lalu.

Caprani menyatakan bahwa dalam skala global, situasi anak-anak ini semakin hari semakin sulit.

Dirinya menjelaskan, anak-anak sangat rentan dan memiliki laju pernapasan yang cepat, bahkan tidak bisa berkeringat seperti orang dewasa. Mereka lebih rentan terhadap kerusakan akibat stress panas (heat stress), yang pada kenyataannya bisa berakibat fatal.

UNICEF memperingatkan bahwa suhu tinggi dapat menyebabkan anak-anak mengalami malnutrisi dan membuat mereka lebih rentan terhadap penyakit, terutama penyakit yang menyebar di iklim panas seperti malaria dan demam berdarah. Selain itu, panas berlebih juga dapat berdampak negatif pada perkembangan saraf dan kesehatan mental.

Komentar

Terbarumore