(Taiwan, ROC) —- Wali Kota Hsinchu, Kao Hung-an (高虹安) divonis bersalah atas kasus penggelapan dana asisten selama menjabat sebagai anggota Yuan Legislatif, dan akan segera diberhentikan dari jabatannya.
Kao Hung-an tidak memberikan pernyataan langsung pada Jumat pagi hari kemarin (26/7), tetapi merilis video pada Jumat siang, menyatakan bahwa dia akan mengajukan banding atas putusan tersebut dan mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Rakyat Taiwan (TPP).
Kao Hung-an dituduh menggelapkan dana asisten sebesar NT$460.000 selama menjabat sebagai anggota Yuan Legislatif. Kejaksaan Distrik Taipei mendakwanya dengan tuduhan korupsi dan pemalsuan dokumen. Pengadilan Distrik Taipei awalnya dijadwalkan menjatuhkan vonis pada 24 Juli 2024 kemarin, tetapi ditunda dua hari karena datangnya taifun Gaemi.

Walikota Hsinchu, Kao Hung-an (tengah) 圖/LINETODAY
Pada Jumat pagi kemarin, sekitar pukul 11:00, Kao Hung-an divonis 7 tahun 4 bulan penjara dan dilarang memegang jabatan publik selama 4 tahun. Putusan tersebut masih dapat diajukan banding.
Melalui pernyataan tertulis, Kao Hung-an menyatakan bahwa putusan hakim hari ini sangat berbeda dengan preseden yang ditetapkan oleh banyak kasus penggelapan dana asisten selama lebih dari satu dekade terakhir, bahkan belum pernah terjadi sebelumnya.
Dia akan mengajukan banding dan tim Pemerintah Kota Hsinchu akan terus bekerja dengan kokoh. Kao Hung-an juga secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari Partai Rakyat Taiwan dan mengucapkan terima kasih atas perhatian semua pihak.
Berdasarkan ketentuan yang ada, otoritas Kementerian Dalam Negeri (MOI) akan memberhentikan Kao Hung-an dari jabatannya, dan Wakil Wali Kota, Chiu Chen-yuan (邱臣遠), diperkirakan akan menjadi perwakilan pelaksana tugas Wali Kota Hsinchu.

Wakil Wali Kota Hsinchu, Chiu Chen-yuan. 圖/LINETODAY