(Taiwan, ROC) Berkaitan dengan revisi kenaikan untuk gaji pendapatan militer, guru dan pegawai negeri, Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) pada tanggal 22 Juli 2024 mengumumkan, komite peninjau gaji pendapatan bagi militer, guru dan pegawai negeri telah mengeluarkan putusan, ia juga menyetujui tahun depan untuk gaji pendapatan militer, guru dan pegawai negeri naik 3%, selanjutnya masih dirapikan dan pada waktunya akan diumumkan secara resmi.
Beberapa hari ini PM Cho Jung-tai mengatakan, akan merapikan kenaikan gaji pendapatan yang diberikan kepada militer, guru dan pegawai negeri. Direktorat Jenderal Administrasi Personalia Yuan Eksekutif beberapa hari yang lalu telah menggelar rapat komite peninjauan gaji pendapatan bagi militer, guru dan pegawai negeri, yang menarik perhatian masyarakat luas adalah bagaimana skala kenaikan yang akan diberikan kepada militer, guru dan pegawai negeri.
Hari Senin ini (22/7) PM Cho Jung-tai berkunjung ke area pelayanan perawatan Lohas pemerintah kabupaten Pingtung, Beliau mengatakan pihaknya telah menyetujui tahun depan pendapatan militer, guru dan pegawai negeri naik 3%, juga mengharapkan pemerintah bisa menjadi contoh yang kongkrit bagi pengusaha untuk menaikkan gaji karyawannya, agar masyarakat luas dapat menikmati hasil pertumbuhan ekonomi.

Foto: saat kunjungan ke Pingtung didampingi Bupati Pingtung Chou Chun-mi(kiri), PM Cho Jung-tai sampaikan pihaknya menyetujui kenaikan gaji untuk guru, militer dan PNS sebesar 3% (foto: CNA)
PM Cho Jung-tai mengatakan, “Berharap agar semua militer, guru dan pegawai negeri, berlanjut berkarir dan menunjukkan semangat dalam memberikan pelayanan, juga mengapresiasi atas putusan yang dibuat oleh komite peninjau gaji pendapatan militer, guru dan pegawai negeri, saya telah menyetujui kenaikan yang diberikan kepada militer, guru dan pegawai negeri tahun depan, naik sebesar 3%, berkat kenaikan gaji pendapatan yang diawali oleh pemerintah menjadi contoh bagi pengusaha di setiap industri, ada kenaikan gaji pendapatan secara nyata, agar pertumbuhan ekonomi dapat dinikmati bersama, dan meningkatkan daya saing nasional secara menyeluruh.”
Menghadapi kondisi populasi penuaan, Menteri tanpa portofolio Chen Shih-chung saat diwawancarai menyampaikan, pemerintah tengah mempelajari langkah pendukung, setiap tahun melahirkan satu bayi, setiap bulan mendapat subsidi NT$ 30.000, hingga anak tersebut masuk taman kanak-kanak, prakiraan awal setiap tahun memerlukan dana sebesar NT$ 50 milyar.
Sehubungan dengan hal ini, PM Cho Jung-tai mengatakan, pemerintah menghadapi masalah abgka kelahiran yang semakin menurun, perlu lebih memerhatikan isu ini, saat ini ada kebijakan pemerintah membesarkan anak berumur 0-6 tahun, ditambah lagi dengan program khusus untuk usia 2 tahun, waktu penitipan anak, dan penambahan program penitipan anak pada liburan musim panas. PM Cho Jung-tai mengatakan, saat ini dia menginstruksikan menteri tanpa portofolio Chen Shih-chung untuk menghimpun, menginventarisir semua kebijakan, membuat perencanaan dan perhitungan yang rasional dan menyeluruh, tidak harus secara cepat memberikan angka-angka, akan tetapi PM Cho Jung-tai juga mengatakan, apa yang tengah dipelajari oleh Chen Shih-chung sangat diperhatikan oleh pemerintah.