(Taiwan, ROC) -- Pemilu untuk memilih presiden dan wakil presiden Amerika Serikat akan berlangsung pada November 2024, dunia luar menaruh perhatian terhadap seberapa besar hasil dari pemilu AS akan menghantam hubungan Amerika Serikat, Tiongkok dan Taiwan? Partai berkuasa Partai Progresif Demokrat (DPP) hari ni (23/7) mengumumkan akan mengelar “Kamp Pelatihan Pertahanan Keamanan Negara Generasi Baru 2024” pada tanggal 24 – 26 Agustus mendatang, dengan memfokuskan pada bagaimana informasi palsu yang disebarkan Tiongkok memengaruh demokrasi Taiwan dan bagaimana menanggapinya, menghadapi tekanan dan ancaman dari Tiongkok, bagaimana Taiwan menjaga kebebasan demokrasi, serta simulasi pemilu presiden AS, berharap agar pemuda antar Selat Taiwan dan pemuda internasional semakin mengerti dengan jelas.
Pemilu presiden Amerika Serikat yang akan berlangsung pada 5 November 2024 tetapi dari sekarang sudah mulai menyala percikan api pertarungan sengit, dunia luar memerhatikan setelah hasil pemilu dikeluarkan nanti, apa akan terus berdampak pada hubungan tiga pihak Amerika, Tiongkok dan Taiwan. Menghadapi perubahan besar situasi dunia internasional, partai berkuasa Partai Progresif Demokrat mengumumkan akan menyelenggarakan “Kamp Pelatihan Pertahanan Keamanan Negara Generasi Baru 2024” pada tanggal 24 – 26 Agustus mendatang, dengan fokus untuk menghadapi ancaman dan tekanan dari Tiongkok, pertarungan melawan informasi palsu, penanganan apa yang dilakukan Taiwan, menjaga kebebasan demokrasi dan topic-topik lainnya, mengundang warga berusia 18 – 35 tahun untuk turut berpartisipasi.
Wakil Sekjen DPP Ho Po-wen (何博文) mengemukakan, beberapa tahun terakhir ini situasi internasional mengalami perubahan besar, Tiongkok dari sebelumnya dengan cara damai sampai terkuak kaki tangannya yang otoritarianisme, Tiongkok dengan kekuatan militernya terus mengancam Taiwan, pesawat tempur yang mengitari Taiwan, sehingga Taiwan yang berlokasi di Samudera Pasifik barat, memiliki peran penting di kawasan Indo Pasifik, dan harus dapat bersatu dan bergandengan tangan dengan negara-negara demokrasi dunia untuk menghadapi perubahan situasi internasional, untuk itulah DPP menyelenggarakan kamp ini, berharap semakin banyak kaum muda dapat lebih memahami terkait hubungan antar Selat Taiwan dan hubungan internasional.