(Taiwan, ROC) --- Taifun Gaemi terus mendekati Taiwan. Dampak signifikan dari taifun ini diprediksi akan terasa pada Rabu dan Kamis.
Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) mengeluarkan peringatan taifun untuk kawasan darat pada Selasa hari ini (23/7) pukul 11:30 siang.
Gelombang pertama dari peringatan taifun untuk kawasan darat mencakup New Taipei, Yilan, Hualien, dan Taitung. Pada pukul 14:30, cakupan peringatan diperluas hingga 11 kabupaten/kota lainnya, termasuk Keelung, Taipei, Taoyuan, Hsinchu, Miaoli, Taichung, dan Nantou.
Menurut data terbaru, Taifun Gaemi sedikit mengalami penguatan, terutama dalam 3 jam terakhir dan radius badainya juga sedikit meluas. Saat ini, pusat taifun berada di permukaan laut tenggara Eluanbi, bergerak ke utara-barat laut lalu berbelok ke barat laut.
圖/CWA
Cakupan taifun telah memasuki Selat Bashi dan perairan timur Taiwan, yang mana hal ini tentunya dapat menimbulkan ancaman bagi Yilan, Hualien, Taitung, wilayah Taichung ke utara, dan Nantou. Taifun ini diperkirakan akan terus menguat dan radius badainya akan meluas.
CWA menyampaikan bahwa taifun Gaemi akan mendarat di sisi utara Yilan, antara Rabu malam hingga Kamis pagi. Pada Rabu pagi hari (24/7), taifun tersebut akan menyentuh daratan timur Taiwan. Pada saat ini, angin kencang dan hujan deras di wilayah utara dan timur mulai terasa cukup kuat.
Pada hari Kamis, wilayah sental hingga utara Taiwan, serta Kabupaten Yilan, dan Kepulauan Matsu diperkirakan akan mengalami dampak yang signifikan akibat Taifun Gaemi. Hujan dengan intensitas sangat lebat juga diperkirakan akan terjadi di wilayah barat Taiwan. Sementara itu, wilayah selatan dan Kepulauan Penghu akan mengalami angin kencang dan hujan.
Memasuki hari Jumat, Taifun Gaemi diproyeksikan akan menjauhi pulau utama Taiwan. Namun, wilayah Kepulauan Matsu akan tetap dilanda angin kencang dan hujan deras karena lokasinya yang berdekatan dengan jalur pergerakan taifun.