(Taiwan, ROC) --- Sidang Pertama dari Periode ke-11 Yuan Legislatif berakhir pada Selasa kemarin (16/7). Ketua Yuan Legislatif, Han Kuo-yu (韓國瑜), menyatakan bahwa selama masa sidang ini, partai politik yang berkuasa dan oposisi mengalami pertengkaran dan perdebatan sengit, tetapi pada saat yang sama juga menunjukkan kehangatan dan persatuan.
Beliau mengenang pengalamannya sebagai anggota legislator 30 tahun yang lalu dan kini menjabat sebagai Ketua Yuan Legislatif, merasakan betapa berharganya nilai demokrasi. Pada masa sidang ini, 40 rancangan undang-undang, 3 rancangan perjanjian, dan 2 rancangan resolusi telah disahkan, yang merupakan hasil kerja keras bersama dari semua anggota partai.
Pada tanggal 16 Juli 2024, Yuan Legislatif mengadakan rapat pleno terakhir untuk masa sidang ini dan menyelesaikan pembahasan sejumlah RUU. Revisi UU Pencegahan Pencucian Uang, yang merupakan RUU pelengkap untuk UU Pemberantasan Penipuan, dan UU Acara Pidana yang menetapkan Bab Khusus tentang Penyelidikan Teknologi, serta UU Dasar Penduduk Imigran Baru telah disahkan dalam pembacaan ketiga.
Ketua Yuan Legislatif, Han Kuo-yu, menyampaikan pidato setelah RUU selesai dibahas dalam rapat pleno. Beliau menyatakan bahwa masa sidang ini memberikan banyak pembelajaran dan pengalaman berharga bagi semua pihak. Dengan tidak satu pun dari tiga partai politik yang mendominasi parlemen dan hampir setengahnya adalah anggota legislator baru, sehingga perselisihan dan gesekan tak terhindarkan.
"Kita pernah bertengkar, berdebat, dan saling tarik menarik, tetapi kita juga menunjukkan kehangatan, persatuan, dan kerja sama," ujarnya.
Han Kuo-yu mengenang, lebih dari 30 tahun yang lalu, ia pertama kali menjabat sebagai anggota legislator dan menginterogasi para pejabat dengan penuh semangat dan idealisme, bertekad untuk mengawasi lembaga eksekutif secara ketat.
"Tiga puluh tahun kemudian, duduk di kursi ketua dan menyaksikan interaksi antara legislator dan pejabat, saya benar-benar merasakan betapa berharganya nilai demokrasi," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perdebatan, usaha, dan konflik selama masa sidang ini telah membuahkan hasil yang memuaskan.
Han Kuo-yu merinci bahwa selama masa sidang ini, ada 55 rancangan undang-undang telah disahkan, termasuk 40 RUU, 3 rancangan perjanjian, 2 rancangan resolusi, dan 10 rancangan lainnya.
RUU-RUU ini mencakup empat bidang utama, meliputi perlindungan hak rakyat, peningkatan pengobatan regeneratif, pemberantasan penipuan, dan penguatan perlindungan ekosistem laut serta kesejahteraan tentara dan pekerja.
Ia menyimpulkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras bersama dan patut dibanggakan.