(Taiwan, ROC) --- Perubahan iklim dan efek pulau panas perkotaan telah menyebabkan peningkatan suhu di Taiwan utara dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa daerah bahkan mencatat suhu maksimum yang lebih tinggi daripada wilayah di selatan.
Namun, data dari Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) selama 30 tahun terakhir menunjukkan bahwa kota terpanas di Taiwan adalah Tainan, dengan suhu di atas 30C selama lebih dari setengah tahun.
Perubahan iklim dan efek pulau panas perkotaan telah menyebabkan lonjakan suhu di seluruh Taiwan. Kota-kota seperti Taipei, New Taipei, Keelung, dan Taoyuan telah menjadi wilayah dengan peringatan suhu tinggi.

圖/今日新聞
Namun, menurut postingan Facebook oleh akun "Di Tu圖地", berdasarkan statistik CWA selama 30 tahun terakhir, Kota Tainan menduduki peringkat pertama dengan rata-rata 186 hari bersuhu di atas 30C per tahun. Ini berarti lebih dari setengah tahun di Tainan bersuhu di atas 30C!
Postingan tersebut juga menyebutkan bahwa Kaohsiung berada di peringkat kedua dengan periode waktu 174 hari, diikuti oleh Chiayi dengan 173 hari, Taichung dengan 171 hari, Hengchun dengan 169 hari, Taitung dengan 150 hari, dan Taipei dengan 146 hari.
Jelas terlihat bahwa kota-kota terpanas di Taiwan, terpusat di wilayah tengah dan selatan.
Namun, "Di Tu圖地" mengungkapkan bahwa stasiun cuaca Pingtung belum beroperasi selama 30 tahun, jika tidak, angkanya mungkin akan lebih tinggi.
Mereka bahkan bercanda, "Jika tokoh sejarah Shen Bao-zhen (沈葆楨) baru tiba di Hengchun tahun ini, dia mungkin ingin mengganti namanya menjadi Hengxia (yang artinya adalah musim panas abadi)."
