History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pembelian Ribuan Set Drone Penyerang Diloloskan, AS: Serah Terima Tahun 2025

  • 20 June, 2024
  • 鄭蕙玲
Pembelian Ribuan Set Drone Penyerang Diloloskan, AS: Serah Terima Tahun 2025
Pembelian Ribuan Set Drone Penyerang Diloloskan, AS: Serah Terima Tahun 2025 (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Penjualan senjata AS terbaru untuk Taiwan adalah “sistem serangan pesawat tak berawak”, yang mencakup 2 senjata yaitu Switchblade 300 dan ALTIUS 600M-V, total ada 1.011 set. Kementerian Luar Negeri hari ini mengatakan penjualan senjata akan diserahterimakan pada tahun 2024 dan 2025.

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS (DSCA) pada tanggal 18 Juni mengumumkan, Kemenlu AS telah menyetujui permintaan Taiwan membeli 720 set Switchblade 300 dan peralatan terkait, senilai US$ 60,2 juta, dan drone ALTIUS 600M-V sebanyak 291 set dan peralatan terkait, berkisar US$ 300 juta.

Untuk penjualan kedua senjata ini berkisar NT$ 11,668 miliar, ini merupakan penjualan senjata ke-15 pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden.

Kantor berita CNA melalui email mempertanyakan kepada Bureau of Political Military-Affairs, dan mendapat respons bahwa serah terima penjualan senjata akan direncanakan pada tahun 2024 dan 2025.

Kemenhan mengemukakan, pesawat penyerang tak berawak dalam beberapa tahun terdekat ini menjadi pilihan taktis baru dalam pertempuran nyata, kemiliteran mengadopsi pembelian dan pembuatan senjata secara bersamaan, berharap dapat mempercepat peningkatan kekuatan tempur dalam kondisi kapasitas produksi global yang terbatas, mengintegrasikan berbagai jenis rudal presisi, membangun kemampuan menghadang serangan.

Menurut DSCA, sistem rudal penyerang drone Switchblade 300 yang berkemampuan menyerang personal dan lapisan baja, diproduksi oleh AeroVironment di Simi Valley, California, dengan cakupan penjualan senjata sebanyak 101 set fire control systems SB300 .

Drone penyerang ALTIUS 600M-V dengan kemampuan anti-armor dilengkapi dengan amunisi ledakan yang dapat diperpanjang dan lensa kamera elektro-optik/inframerah. Drone ini juga mencakup drone pelatihan, sistem peluncuran terintegrasi pneumatik (PILS), dan pengisi daya dan komponennya, diproduksi oleh sebuah perusahaan industri militer baru, Anduril yang berlokasi di Atlanta.

Presiden Dewan Bisnis AS-Taiwan, Rupert Hammond-Chambers pada hari ini merespons pertanyaan dari kantor berita CNA bahwa, ia yakin dua batch penjualan senjata ini dapat diselesaikan dalam kurun waktu 18 bulan, untuk produksi tidak ada masalah, dalam hal ini telah dipertimbangkan dalam waktu yang lama.

Rupert Hammond-Chambers juga membeberkan, 2 jenis drone Switchblade 300、ALTIUS 600M-V yang dijual kepada Taiwan, kedepannya akan meningkatkan inventaris senjata canggih yang dinamis dan cerdas, perangkat ini mampu menangkal serangan dari luar, juga dapat menyerang persenjataan Tentara Pembebasan rakyat (TPR) di lepas pantai Taiwan.

Rupert Hammond-Chambers mengatakan, untuk peralatan senjata dan pelatihan personal, diharapkan bisa menambahkan stok amunisi untuk kedua senjata ini, perlu dipastikan persediaan amunisi yang mencukupi untuk menghadapi serangan dadakan yang mungkin terjadi dalam waktu singkat ini.

Berkaitan dengan peluang kerja sama Taiwan-AS berkaitan dengan produksi amunisi, Rupert Hammond-Chambers mengatakan, dia yakin kerja sama ini akan terwujud. AS-Taiwan perlu duduk bersama membahas manakah saja senjata yang dapat diproduksi bersama, atau manakah yang diproduksi di pabrik Taiwan, apakah diperlukan pelanggan asing, baru dapat menjadikan sisi pendanaan lebih memungkinkan bagi Taiwan untuk rencana produksi senjata.

Komentar

Terbarumore