History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

RRT Akan Menginvasi Taiwan pada Tahun 2028-2032? Menhan: Partisipasi dalam Pencegahan Terkoordinasi Strategi Indo-Pasifik AS, Barulah Dapat Menghindari Perang

  • 14 June, 2024
  • 陳柏萇
RRT Akan Menginvasi Taiwan pada Tahun 2028-2032? Menhan: Partisipasi dalam Pencegahan Terkoordinasi Strategi Indo-Pasifik AS, Barulah Dapat Menghindari Perang
RRT Akan Menginvasi Taiwan pada Tahun 2028-2032? Menhan: Partisipasi dalam Pencegahan Terkoordinasi Strategi Indo-Pasifik AS, Barulah Dapat Menghindari Perang

(Taiwan, ROC) – Mantan Penasihat Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Dmitri Alperovitch baru-baru ini menyatakan bahwa periode 2028-2032 mungkin menjadi waktu yang tepat bagi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk menyerang Taiwan. Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo (顧立雄) pada hari ini (14/6) mengemukakan bahwa kita harus menggunakan kekuatan dan pencegahan yang efektif untuk menghindari terjadinya perang, serta berpartisipasi dalam strategi Indo-Pasifik Amerika Serikat (AS) untuk pencegahan yang terkoordinasi, sehingga kemungkinan tindakan gegabah RRT terus tertunda.

Ketika ditanya tentang mantan Wakil Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Matthew Pottinger, dan mantan Wakil Direktur Senior untuk Urusan Asia di Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Ivan Kanapathy, yang menyatakan sikap hati-hati terhadap pembangunanan kapal selam domestik Taiwan, Menhan Koo menyatakan bahwa kapal selam memiliki kemampuan penyembunyian yang signifikan dan merupakan bagian dari “kekuatan asimetris”. Mengenai masalah alokasi sumber daya yang disebutkan oleh pihak luar, MND akan membuat keputusan yang terbaik. Menhan Koo mengatakan, “Kapal selam tetap memiliki efek kekuatan asimetris karena kemampuannya untuk menyembunyikan diri di bawah air dan melakukan serangan mendadak. Memang biaya pembuatannya sangatlah tinggi, dan saya pikir mereka memiliki pendapat pribadi masing-masing. Namun, kami akan tetap berpegang pada prinsip alokasi sumber daya pertahanan yang tepat dan membuat keputusan yang terbaik.”

Terkait penundaan pengiriman rudal TOW, rudal AGM-154C, dan pesawat tempur F-16V dalam pembelian senjata dari Amerika Serikat, Menhan Koo menjelaskan bahwa pihak Taiwan meminta agar semua pesawat tempur F016 dapat dikirim paling lambat akhir tahun 2026, rudal TOW harus dikirimkan paling lambat akhir tahun ini, dan AGM-154 sudah mulai diproduksi.

Selain itu, MND membatalkan pelatihan bayonet tradisional dan akan menggantinya dengan pelatihan pertempuran senjata yang lebih sesuai dengan pertempuran nyata. Menhan Koo menyatakan bahwa pelatihan akan bagaimana menggunakan senjata dalam pertempuran jarak dekat sedang secara aktif dibahas dan akan diumumkan kepada publik pada waktu yang tepat.

Komentar

Terbarumore