(Taiwan, ROC) – Warga Taiwan yang turut berpartisipasi dalam Pameran Buku Seni Nanjing sesuai dengan peraturan yang ada, disergap oleh polisi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan dipaksa untuk menjalani pemeriksaan secara menyeluruh, dirinya bahkan diminta untuk melepaskan seluruh pakaiannya. Terkait hal tersebut, Perdana Menteri Taiwan Cho Jung-tai (卓榮泰) dalam sebuah wawancara saat berada di Yuan Legislatif pada hari ini (7/6) menyampaikan bahwa setelah mengetahui informasi tersebut, pemerintah segera meminta Dewan Urusan Tiongkok Daratan (MAC) untuk memahami situasi tersebut. Saat ini, warga tersebut sudah kembali ke Taiwan dengan selamat, dan setelah memahami seluruh kejadian dengan rinci, pemerintah akan menjelaskannya kepada publik.
PM Cho juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mengingatkan masyakarat agar selalu memperhatikan keamanan pribadi saat bepergian ke Daratan Tiongkok. Ini juga merupakan perkataan seperti yang telah dikatakan oleh pemerintah, keberangkatan grup wisatawan ke Negeri Panda harus memerhatikan apakah dapat kembali ke Taiwan dengan aman dan lancar, serta apakah kualitas wisata mereka terjamin.
PM Cho Jung-tai (卓榮泰) mengatakan, ”Dengan insiden ini, kami sekali lagi ingin mengingatkan masyarakat Taiwan bahwa perlu memerhatikan keamanan pribadi saat bepergian ke Negeri Tirai Bambu. Sebenarnya hukum di Negeri Panda tidak jelas dan prosedurnya tidaklah lengkap. Ini juga sesuai dengan apa yang saya katakan sebelumnya bahwa saat kami mulai memulihkan kunjungan wisata grup pada tanggal 1 Juni, kami akan memerhatikan apakah pelaksanaanya berjalan lancar dan aman, serta apakah kualitas perjalanan wisata terjamin. Ini akan menjadi dasar penting untuk pertimbangan kami di kemudian hari.”
Selain itu, terkait kasus seorang warga Taiwan yang dibawa oleh pihak berwenang saat mengikuti tur ke Negeri Panda juga menarik perhatian semua orang. Ketua MAC, Chiu Chui-cheng (邱垂正) dalam sebuah wawancara saat berada di Yuan Legislatif pada hari ini (7/6) menyatakan bahwa warga tersebut telah kembali ke Taiwan. Alasan dibalik kenapa dirinya dapat ditahan sedang dalam proses penyelidikan oleh MAC. Namun, dirinya menghimbau warga Taiwan untuk mempertimbangkan secara hati-hati keperluan untuk bepergian ke Daratan Tiongkok. Jika perlu melakukan perjalanan, dirinya menyarakan untuk melakukan pendaftaran melalui sistem “Registrasi Dinamis Warga Taiwan ke Daratan Tiongkok, Hong Kong, dan Makau” di MAC sebelum berangkat.