(Taiwan, ROC) Pada masa lalu, tentara dibatasi dan tidak dapat bepergian bebas ke luar negeri, demi menjaga kerahasiaan negara. Kementerian Pertahanan telah mengumumkan perbaikan peraturan keluar negeri, secara resmi mengizinkan perjalanan bebas kepada personal militer, akan tetapi wajib melampirkan itenari perjalanan secara rinci, jadwal penerbangan dan surat keterangan akomodasi hotel dan lainnya. Apabila ikut tur perjalanan maka perlu melampirkan surat kontrak agen perjalanan asli dan jadwal itenari.
Sebelumnya militer yang ikut tur perjalanan ke luar negeri, pada praktiknya menyebabkan ketidaknyamanan bagi militer saat berwisata, ada juga yang beranggapan meskipun meragukan perjalanan wisata lepas, akan tetapi jika ikut tur travel , tetapi di tengah perjalanan juga tidak dapat menghindari ada yang memisahkan diri dari kelompok tur tersebut.
Kemarin (5/6) Kemenhan merilis revisi peraturan “perjalanan ke luar negeri yang dilakukan personal militer”, dan mengizinkan perjalanan wisata lepas, akan tetapi wajib melampirkan itenari perjalanan, rincian perjalanan di luar negeri dan rute penerbangan serta hotel akomodasi. Sekembali ke negara, yang bersangkutan harus menyerahkan fotokopi yang sudah distempel keluar negeri, atau sertifikat boarding (naik pesawat), surat keterangan keluar negeri terbitan dari bandara, dan sertifikat akomodasi hotel. Apabila ikut tur travel maka perlu melampirkan surat kontrak dengan agen perjalanan dan itenari.
Anggota legislator partai DPP Hung Sen-han dalam laman facebook mengatakan, membatasi dan hanya diizinkan berwisata dengan grup perjalanan, dengan alasan untuk menjaga keamanan nasional dan menghindari kebocoran, akan tetapi dalam penerapannya “tidak ada pengawasan sebelumnya, tidak ada penerapan dan tidak ada pemeriksaan setelahnya”, efektivitas dari pengawasan sangat rendah, hanya semata-mata formalitas belaka.
Ia juga mengungkit, masa 10 tahun yang lalu, semua militer, guru-guru di sekolah militer, tenaga medis kemiliteran, bahkan guru-guru National Defense Medical Centre dan tidak ada kaitannya dengan urusan rahasia kemiliteran, staf administrasi, ketika keluar negeri diwajibkan untuk mengikuti tur perjalanan, batasan peserta yang ikut mencapai 180.000 orang.