(Taiwan, ROC) Di Taiwan ada sekelompok pekerja migran yang cinta dengan musik, mereka memanfaatkan waktu istirahat untuk menulis lagu dan latihan musik, dan kesempatan panggung untuk mereka sangat sedikit, akan tetapi ada satu ajang festival musik khusus band musik pekerja migran akan berlangsung pada pertengahan bulan Juni di Tainan, terbuka untuk umum dan gratis, mengajak warga untuk menikmati pesta musik pekerja migran dan budaya musiknya.
Salah satu perintis program “Not Just Love Stories”, Sally Sung (宋家瑜) mengatakan, ia pernah aktif program seni Trans/Voices Indonesia yang dibawakan oleh pegiat seni, Wu Ting-kuan (吳庭寬), yang menghimpun karya lagu yang ditulis oleh pekerja migran. Saat membaca beberapa lirik lagu karya meraka, ia baru mengetahui energi kreativitas para pekerja migran sangat luar biasa. Sebagai contoh, salah satu hasil program ini, pada tahun 2021 diluncurkan buku bertajuk "Nyanyian di Perantauan - Kumpulan Lirik Lagu Pekerja Migran Indonesia & Laporan Skena Musik di Taiwan 2021", yang menghimpun lebih dari 60 lagu karya pekerja migran.
Sally Sung beranggapan, musik pekerja migran sangat emosional dan menyentuh, akan tetapi di Taiwan sulit untuk mendengarkan beberapa karya ini, karena kesempatan panggung bagi pekerja migran sangat sedikit.
Sally Sung mengatakan, pada saat Taman Budaya Kreatif Tainan menyatakan kesediaan pihaknya untuk mendukung dan mensponsori dana pagelaran acara budaya Asia Tenggara, para pemusik pekerja migran sangat berharap dapat berpartisipasi dan berpentas, beberapa orang Indonesia yang menyukai musik heavy metal di Taiwan, sutradara yang mengikuti isu pekerja migran, mereka menyatakan kesediaan menjadi relawan kegiatan ini, dibawah bantuan dari mereka, dan upaya keras akhirnya Festival Musik Jalur Bebas diluncurkan, 4 band musik akan tampil pada bulan Juni tahun ini.
Sally Sung mengatakan, kali ini band musik pekerja migran bergenre musik rock, ada yang hardcore, band musik yang terdiri dari pekerja migran laki-laki bekerja di pabrik, yang bekerja di Taichung, Changhua, Chiayi, Tainan, Kaohsiung dan lain-lain. Mereka yang menyukai musik, memanfaatkan waktu istirahat hari libur untuk berlatih musik, belakangan ini lebih giat berlatih mempersiapkan diri untuk pentas pada festival tahun ini, mengajak warga datang dan menikmati karisma musik pekerja migran yang unik pada tanggal 16 Juni 2024 di Tainan