(Taiwan, ROC) - Yong Kang (永康艦), kapal Badan Penjaga Pantai (CGA) kelas 600 ton terbaru yang dirancang dan dibangun di dalam negeri, resmi diluncurkan oleh Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) pada hari Minggu, bertugas meningkatkan kemampuan patroli pantai Taiwan di tengah eskalasi ketegangan dengan Tiongkok di Selat Taiwan.
Wapres Hsiao mengatakan dalam upacara penamaan dan peluncuran yang diadakan di Kaohsiung, pemerintah telah berjanji akan mengalokasikan US$1,31 miliar untuk membangun 141 kapal dari enam kategori berlainan untuk CGA antara tahun 2018 dan 2027.
Menurut Hsiao, Yong Kang adalah kapal CGA kedelapan berbobot 600 ton, juga dikenal sebagai korvet rudal kelas Anping, yang diluncurkan sebagai bagian dari proyek tersebut.
Menanggapi isi laporan Han Pi-hsiang (韓碧祥), CEO Jong Shyn Shipbuilding Company selaku pihak kontraktor, bahwa pembangunan 81 kapal untuk CGA berjalan lancar dan bisa selesai satu tahun lebih cepat dari jadwal, Hsiao mengatakan, “Selain memperkuat kemampuan berpatroli di lautan, juga dengan skala besar meningkatkan kemampuan kita dalam pengintaian komunikasi serta dalam peralihan masa damai dan masa perang. Saya yakin dia dapat menginjeksi kekuatan pada patroli maritim.”
Peluncuran Yong Kang sekali lagi menyoroti tekad pemerintah Taiwan untuk menuntaskan patroli laut di seluruh negeri dan melindungi masyarakat serta hak penangkapan ikannya, kata wapres, menambahkan bahwa kapal tersebut akan bertanggung jawab untuk berpatroli di perairan lepas pantai Taiwan selatan selama masa damai dan berfungsi sebagai kekuatan pertahanan selama masa perang.
Hsiao juga mengetengahkan, proyek pembuatan kapal dalam negeri berjangka 10 tahun tidak hanya meningkatkan kemampuan patroli CGA, tetapi juga menciptakan ribuan lapangan kerja bagi industri pembuatan kapal lokal sekaligus meningkatkan daya saing sektor ini secara internasional.
Proyek ini mencakup pembangunan empat kapal patroli kelas 4.000 ton, enam kapal patroli kelas 1.000 ton, 12 kapal patroli kelas 600 ton, 17 kapal patroli kelas 100 ton, 52 kapal patroli kelas 35 ton, dan 50 kapal utilitas pesisir.