History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Alat Baru Kebijakan Menuju Selatan Baru, Lin Chia-lung: Mendorong “Dana Kebijakan Selatan Baru” untuk Kemakmuran Bersama

  • 01 June, 2024
  • 李珮菁
Alat Baru Kebijakan Menuju Selatan Baru, Lin Chia-lung: Mendorong “Dana Kebijakan Selatan Baru” untuk Kemakmuran Bersama
Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung

(Taiwan, ROC) -- Terkait dengan promosi Kebijakan Menuju Selatan Baru, Menteri Luar Negeri Taiwan yang baru, Lin Chia-lung (林佳龍) dalam laporannya di Yuan Legislatif pada 30 Mei lalu menyampaikan, bahwa strategi “Kebijakan Selatan Baru Digital” akan digunakan untuk memperkuat kerja sama dan pertukaran dengan negara-negara sahabat di wilayah Indo-Pasifik. Legislator Luo Mei-ling (羅美玲) kemudian menyampaikan perhatiannya terkait dengan aksi tersebut secara spesifik dan Lin Chia-lung mengusulkan konsep kebijakan “Dana Kebijakan Selatan Baru” untuk pertama kalinya. Model ini serupa dengan “Dana Investasi Eropa Tengah dan Timur” serta “Dana Keuangan Eropa Tengah dan Timur” dari Komite Pembangunan Nasional (NDC).

Lin Chia-lung mengatakan, “kami juga berencana untuk meluncurkan “Dana Kebijakan Selatan Baru” untuk membantu ekspor pengalaman Taiwan. Akan ada dana untuk investasi ataupun finansial, karena kami telah melakukannya dengan baik di Eropa Tengah dan Timur yang memiliki ketahanan demokrasi. Republik Ceko, Slovakia, Lithuania, dan bahkan meluas hingga ke Polandia. Model ini berbeda dengan pendanaan sebelumnya. Hal ini terkait dengan kemakmuran bersama, tidak hanya mengekspor produk kita, tapi juga implementasi layanan, sehingga hal ini merupakan alat kebijakan.”

Ia pun menekankan, bahwa “diplomasi yang bernilai” atau “diplomasi komprehensif” adalah tentang menciptakan nilai dan hal ini memerlukan investasi sumber daya swasta. Oleh sebab itu, ia juga menyarankan Yuan Eksekutif untuk membentuk kelompok koordinasi kebijakan antar kementerian, bersama-sama berkontribusi dalam pekerjaan diplomasi dan ruang internasional Taiwan.

Komentar

Terbarumore