(Taiwan, ROC) Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di AS, Alexander Yui Tah-ray menghadiri Global Economic Summit 2024, berdiskusi dengan kalangan industri, pejabat dan akademisi dari berbagai negara, ia menegaskan Taiwan bersedia bekerja sama dengan berbagai negara, berdasarkan aturan dan saling berbagi nilai yang menjadi tatanan internasional, memperkuat ketangguhan rantai pasokan industri berteknologi tinggi.
Kantor perwakilan di Chicago mengeluarkan pers rilis menyampaikan, Global Economic Summit 2024 ke -2 digelar di Indiana pada tanggal 22-26 Mei 2024, Gubernur Indiana Eric Holcomb mengundang Alexander Yui untuk menghadiri pertemuan ini, dan turut didampingi Dirjen Kekonsuleran Dennis Lei Yen-feng.
Kantor perwakilan setempat mengemukakan, ajang pertemuan yang berlangsung 2 tahun sekali menarik lebih dari 700 partisipan dari lebih dari 30 negara, mencakup 42 dari perwakilan pemerintah pusat atau daerah, termasuk pimpinan dari beberapa perusahaan seperti Boeing, Google, Toyota, Eli Lilly Company dan lainnya, untuk melakukan pembahasan terkait isu energi hijau, semikonduktor, industri olahraga, kesehatan dan kedokteran, kecerdasan buatan, teknologi inovatif dan pembinaan SDM.
Lebih lanjut disampaikan, hari pertama menggelar forum “membangun ketangguhan rantai pasokan pada industri utama”, Alexander Yui selaku pembicara, bersama Asisten Khusus Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, Elisabeth Reynolds ; CEO Nippon Telegraph dan Telephone(NTT), Jun Sawada saling bertukar pandangan tentang bagaimana pemerintah dan perusahaan di berbagai negara dapat merespons epidemi dan risiko geopolitik, membangun rantai pasokan industri yang tangguh, dan secara tegas menjaga kepentingan keamanan global dan nasional.
Alexander Yui mengatakan selama epidemi, Taiwan membantu industri otomotif di berbagai negara untuk memastikan stabilitas rantai pasokan chip otomotif, dan memperdalam hubungan dengan negara-negara yang memiliki pandangan serupa berdasarkan nilai, bukan keuntungan. Taiwan adalah pusat industri semikonduktor global dan akan dengan tegas menjaga tatanan internasional dan rantai pasokan industri berdasarkan aturan dan nilai-nilai bersama.
Ia juga mengatakan bahwa di bidang pelatihan bakat teknologi tinggi dan kecerdasan buatan, perusahaan dan universitas Taiwan telah menjalin kemitraan dengan Universitas Purdue di Amerika Serikat, dan juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan Universitas Illinois, Universitas A&M Texas dan University of Texas System.
Dalam KTT tersebut, Alexander Yui beserta istri juga melakukan pertukaran dengan perwakilan dari negara lainnya seperti Wakil Menteri Ekonomi Slovakia Kamil Sasko, mantan Duta Besar AS untuk Polandia Lee A. Feinstein dan Gubernur Prefektur Aichi, Jepang Hideaki Omura.