(Taiwan, ROC) – Presiden Lai Ching-te (賴清德) dalam pidato upacara pelantikannya pada hari ini (20/5) menyatakan bahwa di masa mudanya, dirinya bercita-cita menjadi dokter untuk menyelamatkan orang; Ketika masuk ke dalam ranah politik, ia bertekad untuk mengubah Taiwan; Sekarang, berdiri di sini, dirinya pun bertekad memperbesar negara. Dengan hati yang teguh, dirinya menerima amanah rakyat sebagai Presiden Republik Tiongkok ke-16, dan memikul tanggung jawab penting untuk memimpin negara bergerak maju sesuai dengan konstitusi Republik Tiongkok.
Presiden Lai menyampaikan bahwa mengingat hari ini pada tahun 1949, Taiwan menerapkan hukum darurat militer dan memasuki era kegelapan rezim otoriter. Pada tanggal yang sama pada tahun 1996, Presiden terpilih Taiwan yang pertama dilantik, menyampaikan kepada masyarakat internasional bahwa Republik Tiongkok (Taiwan) adalah sebuah negara yang berdaulat dan independen, dengan kedaulatan di tangan rakyat.
Lai juga menuturkan bahwa pada hari ini tahun 2024, setelah tiga rotasi partai politik, untuk kali pertama partai politik yang sama berkuasa dan secara resmi memulai masa jabatannya yang ketiga. Taiwan juga melangkah ke dalam era baru yang penuh dengan tantangan, tetapi juga penuh dengan harapan yang tak terbatas.
Presiden Lai mengatakan bahwa perjalanan ini adalah hasil dari orang-orang yang berjuang keras, berkorban, dan berdedikasi atas di tanah ini. Meskipun sulit, tapi mereka telah berhasil.
Presiden Lai menunjukkan, saat ini bukan hanya menjadi saksi dari awal pemerintahan baru, tetapi juga sekali lagi merayakan kemenangan demokrasi yang sulit diraih.
Ia mengatakan, banyak orang menafsirkan kemenangan dirinya dan Wakil Presiden Hsiao Bi-khim (蕭美琴) sebagai “mengakhiri kutukan pergantian kekuasaan delapan tahun”. Faktanya, demokrasi berarti rakyat yang mengambil keputusan. Dalam setiap pemilu, tidak ada kutukan ilusi. Yang ada hanyalah ujian paling ketat dari rakyat terhadap partai yang berkuasa, serta pilihan paling nyata untuk masa depan negara.
Presiden Lai menyatakan terima kasih atas dedikasi yang dilakukan oleh mantan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), Mantan Wakil Presiden Chen Chien-jen (陳建仁) beserta tim administrasinya selama delapan tahun terakhir, yang telah menetapkan fondasi yang kokoh untuk perkembangan Taiwan.