(Taiwan, ROC) -- Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan data statistik terbaru pegawai yang terdampak pengurangan jadwal kerja (cuti tanpa gaji) yang pada periode kali ini berjumlah 250 perusahaan dengan total pegawai terdampak sebanyak 4890 orang. Pejabat Kementerian Ketenagakerjaan menyampaikan, pengurangan jumlah kali ini kebanyakan dari bidang manufaktur, dan jumlah keseluruhan untuk periode kali ini adalah terendah untuk tiga tahun terakhir, memperlihatkan situasi terus memulih.
Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan jumlah perusahaan/ unit usaha yang melaporkan penerapan cuti tanpa gaji atas kesepakatan antara pekerja dan pemberi kerja dalam upaya menanggapi iklim ekonomi yaitu sebanyak 250 perusahaan dengan 4.890 orang yang terdampak, dibandingkan dengan periode sebelumnya, angka ini mengalami pengurangan 19 unit perusahaan dengan 1.314 orang.
Kepala Divisi Negosiasi dan Kesetaraan Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan Huang Wei-chen (黃維琛) ketika menjawab pertanyaan dari wartawan mengemukakan, pengurangan kebanyakan berada di bidang manufaktur, bahkan ada sebuah perusahaan yang karena telah kembali pulih sehingga mencabut penerapan cuti tanpa gaji kepada 200 orang karyawannya. Jumlah karyawan yang terdampak cuti tanpa gaji kali ini sebanyak 4890 orang, Huang Wei-chen mengemukakan bahwa angka ini merupakan yang terendah sejak Juni 2021, hal ini menunjukkan situasi terus kembali membaik, hanya saja yang masih patut diperhatikan adalah situasi akibat gempa Hualien yang terjadi pada awal April lalu.