History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Malam Sebelum 20 Mei , 51 Pesawat Intervensi Taiwan, Kemenlu AS Desak RRT Hentikan Tindakan Militer

  • 16 May, 2024
  • 鄭蕙玲
Malam Sebelum 20 Mei , 51 Pesawat Intervensi Taiwan, Kemenlu AS Desak RRT Hentikan Tindakan Militer
berdasarkan keterangan dari Kemenhan kawasan utara pada tanggal 14-15 Mei total ada 51 pesawat militer yang mengitari perairan Taiwan (foto: situs resmi Kemenhan)

(Taiwan, ROC) Menjelang hari upacara pelantikan presiden terpilih 20 Mei, berdasarkan keterangan dari Kemenhan kawasan utara pada tanggal 14-15 Mei total ada 51 pesawat militer yang mengitari perairan Taiwan. Kementerian Luar Negeri kemarin (15/5) mendesak RRT menghentikan tekanan terhadap Taiwan baik dalam hal urusan militer, diplomasi maupun tekanan ekonomi, seharusnya ditanggapi dengan dialog dengan Taiwan yang lebih berarti.

Berkaitan dengan pesawat RRT yang mengganggu Taiwan, Juru Bicara Kemenlu AS kemarin malam menjelaskan, pihaknya kuatir dengan niat RRT mengintervensi dan memberi tekanan kepada Taiwan. Sikap pemerintah Beijing yang merusak stabilitas, berisiko salah perhitungan dan merusak perdamaian regional. “Pihak kami akan berlanjut mendesak RRT untuk menghentikan tindakan militer, ancaman diplomasi dan ekonomi terhadap Taiwan, bersama Taiwan melakukan dialog yang bermakna”, Juru bicara ini menyampaikan, AS bersikap membantah perubahan status quo secara sepihak, mendukung penyelesaian lintas selat secara damai, yang sesuai dengan keinginan masyarakat Taiwan dan kepentingan yang terbesar.

Masa peralihan pemerintahan Taiwan menjadi momen sensitif, baru-baru ini pejabat tinggi pemerintah AS menggelar rapat pembahasan dan mengatakan, pihak AS mempertahankan komunikasi baik, melalui diplomasi dan sektor kemiliteran bernegosiasi dengan RRT, juga bermaksud mempertahankan hubungan informal AS-Taiwan.

Pejabat juga mengingatkan, dikuatirkan pihak RRT mengadopsi tindakan ancaman zona abu-abu setelah upacara pelantikan presiden. Bulan Februari tim kepolisian Fujian melakukan pemeriksaan di sekitar perairan di Kinmen, “kami beranggapan kami sudah menyaksikan beberapa kondisi yang relevan”. RRT berlanjut menggunakan segala cara untuk menekan, mengancam, serta menghalalkan cara baru untuk menguasai seperti Laut Tiongkok Selatan dan Kepulauan Diaoyutai (Jepang menyebut Kepulauan Senkaku) juga mengalami hal serupa.

Pejabat AS mengatakan, pihak AS merasa kuatir dengan situasi ini, AIT dan Taiwan menjalin komunikasi erat memantau situasi perkembangan, pihak AS juga menyampaikan langsung kepada RRT atas perhatiannya terhadap ancaman RRT.

Komentar

Terbarumore